Harry Maguire kutuk Liverpool dengan kekalahan keempat beruntun. (ESPN)
JawaPos.com - Liverpool harus menelan kekalahan keempat beruntun di Liga Inggris setelah takluk 1–2 dari Manchester United di Anfield, Minggu (19/10) malam waktu setempat. Gol penentu kemenangan dicetak Harry Maguire pada menit-menit akhir, mengakhiri penantian panjang Man United untuk meraih kemenangan di markas Liverpool sejak 2016.
Manchester United tampil solid di bawah arahan pelatih Ruben Amorim, yang meraih dua kemenangan liga beruntun untuk pertama kalinya sejak mengambil alih tim. Sementara bagi Liverpool, hasil ini memperpanjang tren negatif mereka menjadi empat kekalahan beruntun, ini merupakan catatan terburuk klub sejak November 2014.
Gol cepat Bryan Mbeumo di menit pertama sempat membawa Man United unggul. Pemain asal Kamerun itu memanfaatkan umpan Amad Diallo dan melepaskan tembakan rendah melewati penjaga gawang Giorgi Mamardashvili. Gol tersebut tercipta hanya 62 detik setelah laga dimulai, menjadikannya salah satu gol tercepat musim ini.
Liverpool berupaya membalas melalui Cody Gakpo, yang menjadi ancaman utama di lini depan. Namun, tiga kali upayanya digagalkan oleh tiang gawang. Tekanan berulang akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78 ketika Gakpo menuntaskan umpan silang Federico Chiesa untuk menyamakan kedudukan menjadi 1–1.
Pertandingan berjalan terbuka di menit-menit akhir. Amorim melakukan perubahan taktik dengan mempertahankan tiga bek dan menurunkan Mason Mount serta Matheus Cunha untuk memperkuat transisi cepat. Strategi itu terbukti efektif ketika Man United mendapatkan peluang dari situasi bola mati.
Tendangan sudut Bruno Fernandes pada menit ke-88 disambut sundulan Maguire yang lepas dari kawalan Cody Gakpo. Bola menghujam ke pojok gawang dan memastikan kemenangan dramatis bagi tim tamu. Gol tersebut menjadi gol liga pertama Maguire sejak Februari dan menutup laga dengan skor 2–1 untuk Man United.
Liverpool yang tampil dengan formasi menyerang 4–2–4 di bawah Arne Slot gagal mengonversi dominasi penguasaan bola menjadi gol tambahan. Mohamed Salah dan Alexis Mac Allister memiliki peluang di babak kedua, namun penyelesaian akhir kembali menjadi kendala.
Kiper United, Senne Lammens, juga berperan penting dengan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan peluang Alexander Isak dan Mac Allister di pertengahan babak kedua.
Dengan kemenangan ini, Manchester United kini hanya terpaut dua poin dari Liverpool di klasemen sementara Liga Inggris. Amorim menyebut hasil ini bisa menjadi titik balik bagi timnya setelah awal musim yang inkonsisten.
Bagi Liverpool, kekalahan ini menimbulkan pertanyaan baru mengenai efektivitas sistem baru Arne Slot. Tim yang sebelumnya tak terkalahkan di Anfield selama lebih dari 400 hari itu kini kehilangan kestabilan di lini belakang dan kesulitan mencetak gol meski menciptakan banyak peluang.
Man United akan melanjutkan kiprahnya di liga dengan menjamu Brighton akhir pekan depan, sementara Liverpool berusaha bangkit saat menghadapi West Ham di London Stadium.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
