
Garuda Saudi kesal dengan tim kepelatihan Patrick Kluivert karena tak menghampiri tribune usai Timnas Indonesia kalah dari Irak. (Dok: Instagram Garuda Saudi)
JawaPos.com - Kelompok suporter Timnas Indonesia di Arab Saudi, Garuda Saudi meluapkan kekecewaan dan kekesalannya terhadap tim kepelatihan Patrick Kluivert. Ia menyebut gerbong pelatih asal Belanda pengecut dan menuntut PSSI untuk mendepak semuanya.
Kekecewaan tak mampu disembunyikan oleh Garuda Saudi saat Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Irak di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi pada Minggu (12/10) dini hari WIB. Sebab kekalahan itu mengakibatkan Jay Idzes dan kolega gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Kurang lebih 10 ribu suporter kecewa atas hasil tersebut. Emosi mereka pun makin memuncak karena ternyata ada hal lain yang membuat Garuda Saudi marah. Yakni ketiadaan tim kepelatihan usai laga.
Setelah pertandingan, Timnas Indonesia punya tradisi untuk menghampiri suporter. Termasuk saat laga tandang. Nah pasca Garuda kalah dari Irak, segenap pemain dan ofisial melakukan itu. Namun tidak dengan tim kepelatihan.
"KALIAN ITU PENGECUT ATAU TIDAK PEDULI?" tulis akun Garuda Saudi dalam Instagramnya, dipetik Selasa (14/10).
"Kami datang mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya, bahkan ada beberapa dari kami harus terinjak-injak, ditangkap polisi, diremehkan security, dibuang kesana kemari. Semua demi satu hal: mendukung Merah Putih dengan sepenuh hati. Tapi setelah kegagalan memalukan di kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana kalian, tim kepelatihan Patrick Kluivert?" tambahnya.
Dipimpin Patrick Kluivert, para pelatih Timnas Indonesia hanya berdiri menatap kekecewaan di area bangku cadangan alias bench. Garuda Saudi pun bereaksi meluapkan kekecewaannya di media sosial.
"Kalian tidak datang ke tribun, tidak satu pun langkah untuk menatap mata ribuan suporter yang kecewa, tidak ada permintaan maaf, tidak ada rasa tanggung jawab," katanya.
"Kalian memilih bersembunyi di bench, sementara para pemain dengan gagah berdiri sendiri — sedih, takut, bingung menghadapi kami yang hanya ingin penjelasan dan rasa hormat," tambah Garuda Saudi.
Kelompok suporter yang berisikan warga negara Indonesia di Arab Saudi itu pun menuntut PSSI untuk memberikan pelajaran. Caranya dengan mengevaluasi menyeluruh termasuk pemecatan.
"PSSI, kami menuntut evaluasi menyeluruh dan pemecatan Patrick Kluivert beserta tim kepelatihannya," tulisnya.
"Garuda tidak pantas dipimpin oleh mereka yang tidak punya nyali, nurani, dan tidak punya rasa memiliki terhadap Indonesia. Indonesia harus pakai hati, tidak hanya janji," tutup Garuda Saudi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
