Aitana Bonmati dan Ousmane Dembele (Instagram @ballondorofficial)
JawaPos.com – Ballon d’Or 2025 kembali menjadi sorotan dunia sepak bola dengan proses penilaian yang ketat dan transparan.
Penghargaan bergengsi yang diberikan oleh France Football ini tidak hanya menilai performa di lapangan, tetapi juga karakter dan kontribusi pemain sepanjang musim.
Berikut 5 aspek yang menjadi dasar pemilihan pemenang Ballon d’Or, seperti dilansir dari laman Bein Sports pada Selasa (23/9).
Penilaian pertama menitikberatkan pada performa individu setiap pemain selama satu musim penuh. Gol, assist, statistik, dan pengaruh langsung terhadap permainan menjadi indikator penting. Konsistensi penampilan dari awal hingga akhir musim menjadi pembeda utama di antara kandidat. Pemain dengan kontribusi signifikan di setiap pertandingan memiliki peluang lebih besar meraih trofi emas.
Kriteria kedua menilai keberhasilan kolektif seperti gelar klub dan prestasi internasional. Peran penting pemain dalam meraih gelar juara sangat diperhitungkan. Seorang pesepak bola yang membawa timnya menjuarai liga atau turnamen besar akan mendapat nilai tambah. Keberhasilan bersama tim memperkuat dampak positif pada proses pemilihan pemenang.
Ballon d’Or juga menilai sportivitas dan citra publik pemain, baik di dalam maupun luar lapangan. Sikap fair play, tindakan amal, dan perilaku profesional menjadi pertimbangan penting. Pemain yang menjaga integritas dan menjadi teladan bagi penggemar akan lebih dihargai. Nilai ini menekankan bahwa penghargaan tidak hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga kepribadian.
Proses pemungutan suara hanya melibatkan 100 jurnalis dari 100 negara teratas peringkat FIFA. Untuk kategori putri, hanya 50 negara terbaik yang ikut memilih. Mekanisme ini memastikan suara berasal dari negara dengan tradisi sepak bola kuat dan pemahaman mendalam. Hasilnya mencerminkan opini pakar yang representatif di tingkat global.
Tahap nominasi dilakukan oleh jurnalis L’Équipe dan France Football yang memilih kandidat terbaik. Mereka menyeleksi 30 pemain pria, 20 pemain wanita, serta 10 kandidat Trofi Yashin dan Trofi Kopa. Seleksi awal ini memastikan hanya pemain dengan pencapaian luar biasa yang masuk daftar. Transparansi proses nominasi menjaga kredibilitas penghargaan bergengsi ini.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
