Luka Modric, Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo (Zamin)
JawaPos.com – Real Madrid dikenal sebagai klub yang kerap melahirkan peraih Ballon d’Or, penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola.
Sejarah mencatat banyak pemain legendaris yang mengangkat trofi emas saat mengenakan seragam putih kebanggaan.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, dominasi Los Blancos di panggung Ballon d’Or terlihat mulai menurun.
Berikut 5 catatan epik Real Madrid dalam ajang bergengsi Ballon d’Or, seperti dilansir dari laman Bein Sports pada Selasa (23/9).
Karim Benzema menjadi pemain Real Madrid terbaru yang meraih Ballon d’Or, tepatnya pada 2022. Ia mencetak lebih dari 40 gol resmi dan memimpin klub menjuarai Liga Champions, LaLiga, serta Piala Super Spanyol. Performa gemilang termasuk hat-trick melawan PSG dan Chelsea membuatnya tak terbantahkan sebagai pemenang. Penghargaan ini menutup era kejayaan terbaru Madrid di kancah individu.
Pada 2018, Luka Modrić menorehkan sejarah sebagai gelandang pertama setelah lama yang meraih Ballon d’Or. Ia menjadi tokoh kunci dalam keberhasilan Madrid menjuarai Liga Champions dan membawa Kroasia ke final Piala Dunia. Penghargaan ini memutus dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang telah berlangsung lebih dari satu dekade. Prestasi Modrić menjadi salah satu puncak kejayaan Madrid dalam dekade modern.
Cristiano Ronaldo mempersembahkan empat Ballon d’Or untuk Real Madrid pada 2013, 2014, 2016, dan 2017. Ia menjadi ikon serangan mematikan yang membawa klub menjuarai berbagai gelar domestik dan Eropa. Rekor golnya yang fantastis menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang sejarah Madrid. Masa kejayaan Ronaldo menandai periode dominasi klub di level dunia.
Sebelum era modern, Real Madrid sudah memiliki deretan pemenang Ballon d’Or seperti Alfredo Di Stéfano, Raymond Kopa, dan Luis Figo. Ronaldo Nazário dan Fabio Cannavaro juga menyumbangkan trofi saat berseragam Los Blancos. Para legenda ini menegaskan reputasi klub sebagai rumah bagi para pemain terbaik dunia. Masa itu menciptakan fondasi kejayaan individu bagi Madrid yang sulit ditandingi.
Setelah kemenangan Benzema pada 2022, Real Madrid belum lagi menghasilkan pemenang Ballon d’Or. Persaingan ketat dari klub-klub lain seperti Manchester City dan PSG membuat dominasi mereka memudar. Kini, para bintang Madrid lebih fokus pada prestasi kolektif ketimbang penghargaan individu. Tren ini menunjukkan era emas Ballon d’Or Madrid kian redup meski kejayaan tim tetap terjaga.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
