Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 September 2025 | 14.33 WIB

Igor Tudor Frustrasi Setelah Juventus Ditahan Imbang Borussia Dortmund 4–4 di Pertandingan Pertama Liga Champions: Saya Sudah Muak!

Juru taktik Juventus, Igor Tudor. (Dok. Juventus)

JawaPos.com – Igor Tudor mengaku frustasi dengan mengatakan Juventus 'tidak bisa terus seperti ini' setelah ditahan imbang 4-4 ​​melawan Borussia Dortmund di laga pembuka Liga Champions pada Rabu (17/9) pagi WIB, sambil menyebut bahwa 'ada pemain yang kelelahan.'

Laga yang dilaksanakan di Stadion Allianz ini menunjukkan bahwa Juventus harus ketinggalan 4-2 di menit ke-86 untuk mencetak dua gol di masa tambahan waktu melalui dua pemain pengganti Dusan Vlahovic dan Lloyd Kelly yang menyelamatkan Bianconeri.

Hal ini terjadi serupa di pertandingan sebelumnya dalam derby d’Italia melawan Inter Milan, di mana Juventus harus tertinggal hingga menit ke-80, tetapi berhasil mengembalikan kedudukan menjadi kemenangan 4–3.

Bedanya, laga melawan Dortmund ini merupakan hasil yang mengecewakan karena mereka harus puas meraup satu poin saja. Tudor pun juga mengungkapkan rasa frustasinya melihat hasil ini.

"Saya sudah muak dengan pertandingan seperti ini," tawa Tudor yang menunjukkan rasa frustasinya di konferensi pers yang dikutip dari Sky Sport Italia.

"Kami kebobolan terlalu banyak (empat gol), setidaknya kami juga mencetak banyak gol, tapi kami tidak bisa terus (tampil terbuka) seperti ini. Sangat sulit di babak kedua untuk mempertahankan energi tiga hari setelah pertandingan yang sangat sulit (melawan Inter),".

"(Tetapi) Ada semangat juang yang luar biasa (dari para pemain Juventus), mereka yang masuk dari bangku cadangan kembali membuat perbedaan besar, seperti yang telah mereka lakukan di keempat pertandingan (semua kompetisi) sejauh ini,".

Borussia Dortmund memiliki bakat individu yang hebat di setiap lini, kami sempat mengalami sedikit masalah dalam kehilangan intensitas (permainan), tetapi kami berbahaya setiap kali menyerang,” tambahnya.

"Kami kebobolan gol dengan terlalu mudah, itu situasi yang (sebenarnya) bisa dihindari. Pada akhirnya, kualitas individu sangat menentukan dalam sepak bola, seperti gol Kenan Yildiz yang datang tiba-tiba (pada menit ke-63).”

Di balik rasa frutrasi serta kekecewaan yang ada karena gagal memetik kemenangan, Tudor tetap bangga dengan anak asuhannya setelah berjuang hingga menit akhir mengembalikan kedudukan ketika tertinggal 4–2 menjadi 4–4.

“Sejujurnya saya pikir kami tidak bisa berbuat lebih banyak malam ini, jadi saya bangga dengan (hasil imbang 4–4) itu. Semangat tim dan kerja keras adalah titik awal yang perlu terus di bangun, detail-detail kecil kemudian menjadi prioritas utama,” jelasnya.

“Kami kehilangan Cisco (Conceicao) yang merupakan pemain penting bagi sistem ini, sementara Cambiaso tidak bermain selama tiga minggu dan kurang fit. Bremer juga baru kembali dari cedera panjang, jadi kami harus mengevaluasi semua hal ini.”

Pelatih kelahiran Split ini juga membocorkan perkataannya di ruang ganti Juventus sebelum pertandingan dimulai, mengenai pergantian pemain, hingga mengungkap ada beberapa pemain yang mengalami kelelahan.

"Saya sudah bilang sebelum kick-off bahwa ketika Anda bermain setiap tiga hari sekali dan ada lima pergantian pemain, tidak ada pemain pilihan utama, semua pemain penting. Pertandingan cenderung ditentukan di tahap akhir, jadi pemain pengganti menjadi krusial," ujar Tudor.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore