
Ange Postecoglou resmi dipecat Tottenham Hotspur dari kursi pelatih pada Jumat (6/6). (Dok. Instagram Spurs Official)
Jawapos.com - Setelah resmi memecat Nuno Espírito Santo dari kursi kepelatihan, Nottingham Forest secara resmi menunjuk Ange Postecoglou sebagai pelatih kepala. Melalui web resmi klub pada Selasa (9/9), Nottingham secara resmi mengumumkan hal tersebut.
Usai kedatangan Ange ke City Ground Stadium, Evangelos Marinakis selaku pemilik klub turut memberikan komentar:
"Kami mendatangkan seorang pelatih ke klub yang memiliki rekam jejak yang terbukti dan konsisten dalam memenangkan trofi. Pengalamannya melatih tim di level tertinggi, bersama dengan keinginannya untuk membangun sesuatu yang istimewa bersama kami di Forest, menjadikannya sosok yang fantastis untuk membantu kami dalam perjalanan dan mencapai semua ambisi kami secara konsisten," ujar Marinakis.
Sebelumnya, Ange Postecoglou telah dipecat oleh Tottenham Hotspur pada bulan Juni lalu akibat hasil serta performa yang buruk di Premier League. Meskipun di akhir musim, Ange berhasil mempersembahkan gelar setelah menunggu 17 tahun lamanya dengan meraih Europa League setelah mengalahkan Manchester United, hal tersebut dinilai belum cukup bagi Tottenham.
Profil Singkat
Ange Postecoglou lahir di Nea Filadelfeia, sebuah pinggiran kota di Athena, Yunani pada 27 Agustus 1965. Pada usia 10 tahun, Ange dan keluarga memutuskan untuk pindah dan menetap ke Australia sehingga Ange mendapatkan kewarganegaraan Australia.
Karir sebagai Pemain Sepak Bola
Semasa masih aktif menjadi pemain profesional, Ange Postecoglou menghabiskan kariernya di klub Australia South Melbourne Hellas. Ia memulai karir profesionalnya pada tahun 1984. Karir Ange sebagai pemain tidak berlangsung lama, dirinya memutuskan untuk pensiun dari sepak bola profesional karena cedera pada usia 27 tahun.
Karir Sebagai Pelatih
Di awal karir kepelatihannya, Ange diberikan kepercayaan untuk menangani South Melbourne pada tahun 1996. Selama memimpin South Melbourne, Ange berhasil meraih gelar Liga Sepak Bola Nasional dua kali berturut-turut sebelum pada akhirnya meninggalkan klub untuk mengambil alih peran di tim muda Australia pada tahun 2000.
Setelah menjadi pelatih tim muda Australia, Ange Postecoglou melanjutkan karirnya bersama Brisbane Roar FC. Selama 4 tahun mengabdi, Ange berhasil mempersembahkan dua trofi A-League.
Tampil apik bersama Brisbane, membuat Melbourne Victory tertarik untuk merekrutnya. Namun, karir Ange tidak lama di Melbourne karena pada tahun 2013, Tim Nasional Australia secara resmi menunjuk kembali Ange sebagai pelatih utama.
Bersama tim nasional Australia, Ange berhasil mempersembahkan Asian Cup pada tahun 2015 usai mengalahkan Korea Selatan di final. Setelah menangani tim nasional Australia, Ange melanjutkan petualangannya ke negeri Samurai Biru bersama Yokohama F. Marinos. Bersama Yokohama, Ange berhasil mempersembahkan J.League di tahun 2019.
Puncak karir Ange Postecoglou terjadi saat dirinya melatih Celtic. Bersama Celtic, Ange berhasil meraih 2 Piala Premiership, 2 League Cup, dan 1 Scottish Cup. Dengan pencapaian yang luar biasa tersebut, membuat Tottenham Hotspur merekrut dirinya untuk menjadi pelatih kepala.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
