
Pelatih Bayer Leverkusen Erik Ten Hag terancam pemecatan. (Dokumentasi Bayer Leverkusen)
JawaPos.com-Erik ten Hag belum genap sebulan menukangi Bayer Leverkusen di Bundesliga namun tekanan sudah menggunung. Dari dua laga resmi dijalani hanya mengantongi satu poin. Rumor pemecatan pun mencuat ke permukaan.
Melansir dari Daily Mail, melaporkan bahwa media Jerman Kicker mengabarkan manajemen Leverkusen tengah mempertimbangkan opsi pemecatan terhadap pelatih asal Belanda itu. Klub belum memberikan dukungan terbuka, hal ini merupakan sebuah sinyal yang membuat posisi Ten Hag semakin genting.
Debut Ten Hag memang jauh dari kata ideal. Leverkusen kalah 1-2 dari Hoffenheim di BayArena, meski sempat unggul lewat gol Jarell Quansah, eks pemain muda Liverpool.
Laga berikutnya lebih pahit, mereka unggul 3-1 atas Werder Bremen yang bermain dengan 10 pemain. Namun akhirnya ditahan imbang 3-3. Dua laga, satu poin, dan performa yang dinilai tak menjanjikan.
"Para pemain belum siap. Kami punya tim baru, dan beberapa di antaranya bahkan belum fit untuk bermain. Tim benar-benar tidak berfungsi di tahap akhir pertandingan. Mereka perlu lebih intens dan lebih bugar agar bisa memenuhi standar saya." tegas Ten Hag dikutip dari Daily Mail Sport.
Pernyataan itu menjadi semacam tamparan realitas bagi fans Leverkusen yang terbiasa dengan standar tinggi semenjak peninggalan Xabi Alonso. Musim lalu, Alonso mengantarkan Die Werkself meraih gelar Bundesliga tanpa terkalahkan, menjuarai DFB-Pokal, dan mencapai final Liga Europa. Setelah itu, musim berikutnya dia menutup kariernya di Leverkusen dengan finish runner-up sebelum hijrah ke Real Madrid.
Ten Hag datang dengan segudang pengalaman, namun juga bayang-bayang kegagalan di Manchester United. Meski pernah membawa Setan Merah meraih Piala FA dan Carabao Cup, dia dipecat pada Oktober tahun lalu saat klub terpuruk di posisi ke-14 Premier League.
Kini, hanya berselang tujuh bulan sejak didepak dari Old Trafford, Ten Hag menghadapi deja vu yang tak menyenangkan. Ironisnya, debut pra musim bersama Leverkusen juga diwarnai kekalahan telak 1-5 dari tim U-20 Flamengo.
"Ini bukan awal yang saya harapkan, tapi proyek ini butuh waktu," imbuh dia dengan nada frustrasi, dilansir dari Daily Mail Sport.
Dengan atmosfer yang kian panas, dan ekspektasi fans serta manajemen yang tak main-main, masa depan Ten Hag di Leverkusen bisa ditentukan dalam hitungan pekan atau bahkan hari.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
