Barcelona Diganjar Penalti Kontroversial, Pedri Bandingkan dengan Kasus Gelandang Real Madrid Tchouameni di Musim Lalu
JawaPos.com - FC Barcelona meraih kemenangan 3-2 atas Levante pada laga kedua La Liga musim ini. Namun, sorotan utama justru mengarah pada keputusan wasit yang menghadiahkan penalti kontroversial kepada tuan rumah.
Dilansir dari Sporting News, insiden terjadi saat bola mengenai lengan Alejandro Balde di kotak penalti. Dari tayangan ulang, terlihat Balde tidak memperlebar lengannya, yang biasanya menjadi alasan kuat untuk tidak memberi penalti.
Meski begitu, VAR menyarankan wasit Alejandro Hernandez untuk meninjau ulang, dan akhirnya ia tetap menunjuk titik putih. Levante pun sempat unggul 2-0 di babak pertama.
Baca Juga: Bursa Transfer Eropa: Real Madrid Buru Adam Wharton, Xabi Alonso Saingi Duo Manchester dan Liverpool
Keputusan ini memicu kemarahan fans Barcelona di media sosial. Mantan wasit Mateu Lahoz bahkan menilai keputusan tersebut keliru. "Itu bukan penalti, Balde tidak bisa menarik tangannya," ucap Lahoz.
Di lain sisi, meski timnya nyaris kehilangan poin, pelatih Barcelona, Hansi Flick, memilih menerima keputusan wasit.
"Kita harus menerimanya... Yang terpenting adalah pulang dengan tiga poin. Soal jelas atau tidaknya, wasit yang memutuskan," ujar Flick usai laga.
Pedri Bandingkan dengan Kasus Tchouameni
Namun reaksi berbeda justru diperlihatkan oleh gelandang Barcelona, Pedri, yang justru mengkritik insiden tersebut.
Pedri bahkan membandingkannya dengan momen kontroversial musim lalu saat Aurelien Tchouameni menyentuh bola di kotak penalti dalam laga melawan Real Madrid.
“Sejujurnya, saya tidak tahu, beberapa waktu lalu, mereka memberi kami kuliah di federasi tentang handball. Dan misalnya, handball Tchouaméni musim lalu, bagi saya, jelas merupakan handball, sementara yang ini, bagi saya, tidak, tetapi mereka tetap menyebutnya (handball)," kata Pedri.
Kemenangan tetap jadi milik Barcelona, tapi kontroversi ini sekali lagi menyoroti standar keputusan wasit di La Liga.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
