
Kemenangan 3-0 Barcelona atas Mallorca (Ig @fcbarcelona)
JawaPos.com - Kemenangan 3-0 Barcelona atas Mallorca ternyata menyisakan tanda tanya besar.
Bukan hanya karena tuan rumah harus bermain dengan sembilan orang setelah dua kartu merah, tetapi juga karena dua gol Barca di babak pertama dianggap kontroversial.
Menurut laporan Sporting News, gol pembuka datang dari Raphinha setelah menerima umpan silang Lamine Yamal. Namun, sebelum gol itu tercipta, Yamal sempat terlihat menahan bola di dekat garis lapangan.
Dari tayangan ulang, bola memang terlihat masih di dalam, tetapi sebagian orang yakin bola itu sudah keluar. Situasi ini langsung memicu perdebatan.
Masalah makin panas saat gol kedua lahir. Bermula dari tembakan Yamal yang berhasil diblok Antonio Raillo dengan sundulan.
Raillo kemudian terjatuh dan tampak kesakitan. Saat itu, banyak yang mengira wasit akan menghentikan laga karena ada potensi benturan di kepala. Bahkan beberapa pemain Mallorca sempat berhenti bermain.
Namun peluit tidak kunjung terdengar. Barcelona pun terus melanjutkan serangan, dan Ferran Torres dengan tenang melepaskan tembakan yang berbuah gol.
Para pemain Mallorca protes keras, tapi wasit tetap mengesahkan gol tersebut.
Pelatih Mallorca, Jagoba Arrasate, mengaku heran dengan keputusan itu. Ia menilai wasit sempat siap meniup peluit. Setelah pertandingan, Arrasate menceritakan penjelasan yang diberikan wasit kepadanya.
“Mereka bilang kalau ada benturan di kepala, pertandingan pasti dihentikan. Semua orang pikir wasit akan meniup peluit, tapi ternyata dia memberi gol. Dia datang kepada saya dan menjelaskan, katanya pemain itu tidak pusing,” ujar Arrasate.
Di sisi lain, pelatih Barcelona, Hansi Flick, bisa memahami perasaan tim lawan. Ia mengaku jika berada di posisi Mallorca, mungkin juga akan kesal.
Namun, Flick mengingatkan bahwa pemain harus tetap bermain sampai peluit benar-benar dibunyikan.
“Kalau saya di sisi Mallorca, mungkin juga kecewa. Tapi saya selalu bilang ke tim: selama wasit tidak menghentikan permainan, teruslah bermain. Wasit tidak meniup peluit, jadi gol Ferran sah. Bahwa mereka marah, itu bisa dimengerti,” ucap Flick.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
