Selain kecemerlangannya di lini pertahanan, Seedorf juga berkontribusi dalam serangan ketika dibutuhkan. Sang gelandang mengakhiri tiga tahun kariernya di Real Madrid dengan membukukan 55 gol di semua kompetisi.
Dibutuhkan pemain yang istimewa untuk mewakili Barcelona dan Real Madrid dan tetap dihormati. Ketika Luís Figo pindah dari Catalunya ke ibu kota Spanyol pada 2000, ia menjadi pemain termahal saat itu, yang pada akhirnya menandai dimulainya era Galacticos.
Bahkan, di tim yang sama dengan Raul dan Zinedine Zidane, Figo seringkali menjadi kunci kemenangan Madrid. Berkat assist gemilang sang ikon Portugal dan kemampuannya menggiring bola, ia masuk dalam kelompok elit pemain hebat Real Madrid setelah lima tahun mengabdi.
Kepemimpinan Figo juga membantu Los Blancos meraih tujuh trofi selama masa jabatannya, termasuk dua gelar La Liga dan gelar Liga Champions musim 2002.
Gelandang serang kreatif ini merupakan satu dari delapan pemain yang pernah memenangkan Ballon d’Or sebagai pemain yang berseragam Real Madrid.
Tak heran jika Ferenc Puskas memiliki penghargaan tersendiri yang menggunakan namanya. Sang penyerang adalah salah satu pencetak gol terbaik yang pernah mewakili Real Madrid, tetapi juga dalam olahraga ini.
Puskas mencetak 242 gol dalam 262 penampilan untuk Los Blancos, menjadikannya pencetak gol terbanyak keenam sepanjang masa Madrid.
Namun, setiap pemain yang berada di atasnya dalam peringkat klub, mencatatkan ratusan penampilan lebih banyak daripada pemain timnas Hungaria tersebut.
Kehebatan superstar internasional ini di depan gawang membantu Real Madrid memenangkan tiga Piala Eropa. Puskas selalu bersinar di laga puncak. Sang superstar sukses mencetak tujuh gol di final Piala Eropa, terbanyak yang pernah dicetak oleh pemain mana pun dalam sejarah.
Ia juga satu-satunya pemain yang pernah mencetak empat gol di final Piala Eropa atau Liga Champions yang belum ada pesepak bola yang menyamai rekornya hingga saat ini.
Modric berdiri sendiri sebagai pemain Real Madrid terbaik yang mengenakan nomor punggung 10. Pemain Kroasia ini mencapai semua yang bisa diraih dalam olahraga ini saat mengenakan seragam putih.
Lemari trofi sang gelandang sendiri sudah cukup membuktikan posisinya di peringkat teratas dalam daftar ini. Modric memenangkan 28 trofi bersama Los Blancos, terbanyak yang diraih oleh satu pemain dalam sejarah klub.
Di antara trofi yang diraihnya adalah rekor enam gelar Liga Champions, empat trofi La Liga, dan satu Ballon d’Or yang akan membekas di setiap pencinta sepak bola yang menyaksikan kehebatannya sebagai maestro di era modern ini.
Selain gelar-gelar tersebut, kelas dan kualitas Modric di lapangan sudah mendunia. Dari umpan-umpannya yang memukau dan serta eksekusi bola matinya yang tampak mudah, hingga kemampuannya untuk mengatur tempo pertandingan melawan lawan mana pun.
Pemain berusia 39 tahun ini mengukuhkan warisannya sebagai gelandang tengah terbaik dalam sejarah Real Madrid. Sayangnya, di musim panas 2025 ini, Modric memutuskan hengkang ke Serie A untuk bergabung dengan AC Milan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
