
Jadon Sancho. (IMAGO Every Second Media)
JawaPos.com – Manchester United kembali menjadi sorotan jelang dibukanya bursa transfer musim panas 2025. Klub berjuluk Setan Merah itu dikabarkan tengah melakukan negosiasi intens dengan Juventus dalam skema pertukaran pemain yang melibatkan nama besar: Jadon Sancho dan Douglas Luiz.
“Langkah ini bisa menjadi solusi dua arah. Manchester United ingin segera melepas Sancho yang sudah tidak masuk dalam rencana tim, sementara Juventus berambisi menambah kreativitas di lini sayap. Di sisi lain, Douglas Luiz bisa menjadi jawaban atas kebutuhan gelandang baru di Old Trafford,” mengutip laporan media Inggris, Sport Mole.
Jadon Sancho sejatinya menghabiskan musim lalu sebagai pemain pinjaman di Chelsea. Bersama The Blues, ia tampil cukup baik dengan mencatatkan lima gol dan sepuluh assist dari total 41 pertandingan di semua ajang. Sayangnya, pihak Chelsea gagal mencapai kesepakatan permanen dengan sang winger, membuat sang pemain kembali ke Manchester United tanpa masa depan yang pasti.
Pemain berusia 25 tahun itu kini dipastikan tidak akan membela Setan Merah lagi. Klub yang telah mengoleksi 20 gelar Liga Inggris tersebut semula berharap bisa melepas Sancho di angka 25 juta Poundsterling, atau setara Rp 525 miliar. Namun kini harga tersebut dikabarkan turun drastis menjadi 15 juta Poundsterling (sekitar Rp 315 miliar).
Penurunan harga tersebut dimanfaatkan Juventus untuk memimpin dalam perburuan Sancho. Klub asal Turin itu disebut optimistis bisa mencapai kesepakatan, apalagi negosiasi soal gaji sang pemain juga dilaporkan berjalan lancar.
Douglas Luiz Masuk Radar Manchester United
Tak hanya menjual, Manchester United juga tengah mencari tambahan di lini tengah. Nama Douglas Luiz pun mencuat sebagai salah satu target utama. Menurut laporan dari media Italia Tuttosport, pihak MU menunjukkan ketertarikan untuk mendatangkan Luiz dan menjadikan pemain asal Brasil itu sebagai bagian dari kesepakatan transfer Sancho.
Douglas Luiz baru saja bergabung dengan Juventus setelah meninggalkan Aston Villa. Saat berseragam Villa, ia mencatatkan 22 gol dan 24 assist dari total 204 pertandingan di berbagai kompetisi. Namun, kariernya di Juventus belum berjalan mulus. Selama musim 2024/2025, Luiz gagal mencetak gol maupun assist dalam 27 penampilannya bersama Si Nyonya Tua.
Meski performanya menurun di Italia, MU melihat potensi besar dari pemain berusia 27 tahun tersebut. Terlebih, mereka sudah cukup lama memantau Luiz sejak masih bermain di Liga Inggris.
Alternatif Lain: Dusan Vlahovic
Selain Douglas Luiz, Juventus juga dikabarkan sempat menawarkan striker mereka, Dusan Vlahovic. Namun, meski MU memang mencari penyerang baru, ketertarikan terhadap Vlahovic masih belum cukup kuat untuk direalisasikan.
Fokus utama saat ini adalah lini tengah, terutama setelah kepergian Christian Eriksen yang membuka ruang di skuad utama. Luiz dinilai bisa mengisi kekosongan tersebut dan memberikan keseimbangan di lini tengah, sesuatu yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Ruben Amorim.
Mencari Partner Ideal untuk Fernandes
Dalam laga uji coba pramusim melawan Leeds United, kapten tim Bruno Fernandes dimainkan lebih dalam. Skema ini kemungkinan besar akan kembali digunakan di musim mendatang. Untuk mengoptimalkan peran Fernandes, MU butuh sosok gelandang bertahan yang bisa mendampingi dan memberi ruang bagi sang playmaker berkreasi.
Saat ini, MU punya beberapa nama di lini tengah seperti Casemiro, Manuel Ugarte, Kobbie Mainoo, hingga Toby Collyer. Namun, masing-masing pemain itu dianggap belum sepenuhnya pas sebagai tandem Fernandes.
Casemiro, meski berpengalaman, kerap terkendala kebugaran dan kecepatan. Ugarte dan Collyer masih butuh adaptasi lebih dalam. Sedangkan Mainoo, meski punya potensi besar, masih terlalu muda untuk diandalkan sebagai poros utama sepanjang musim.
Dengan pengalaman bermain di Premier League bersama Aston Villa, Luiz diyakini tak akan butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan atmosfer Liga Inggris. Jika berhasil didatangkan lewat skema pertukaran, maka transfer ini bisa jadi langkah cerdas MU untuk membenahi kedalaman skuad tanpa harus mengeluarkan dana besar.
Keuntungan Dua Arah
Skema pertukaran ini bisa dibilang win-win solution. Juventus mendapatkan pemain dengan gaya menyerang yang mereka butuhkan, sementara Manchester United mendapatkan gelandang yang sudah familiar dengan kultur sepak bola Inggris.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
