Tijjani Reijnders dan Eliano Reijnders punya jalan sendiri dalam menentukan Timnas mana yang mereka bela. (Instagram/@eliano.r)
JawaPos.com - Dalam dunia sepak bola, kebanggaan mengenakan seragam tim nasional sering kali menjadi puncak karier seorang pemain.
Namun, menariknya, ada kisah-kisah unik di mana saudara kandung yang tumbuh di keluarga yang sama, bermain di lapangan yang sama saat kecil akhirnya memilih jalur yang berbeda saat membela negara.
Faktor seperti kewarganegaraan ganda, warisan keluarga, hingga peluang bermain membuat mereka berpisah dalam hal lambang di dada.
Dilansir melalui laman Flash Score dan akun Instagram One Football, berikut adalah kisah para saudara yang memutuskan untuk memperjuangkan bendera yang berbeda:
Paul Pogba, Mathias Pogba, dan Florentin Pogba
Lahir dari pasangan asal Guinea, ketiga saudara Pogba lahir dan besar di Prancis. Paul Pogba, yang paling dikenal publik, memilih untuk membela tim nasional Prancis dan menjadi bagian penting dari generasi emas yang menjuarai Piala Dunia 2018.
Sementara dua saudaranya, Mathias dan Florentin, memilih untuk membela tanah leluhur mereka, Guinea. Florentin, seorang bek tangguh, tampil reguler untuk Guinea sejak debutnya, sedangkan Mathias juga memperkuat tim nasional dalam beberapa kesempatan.
Inaki Williams dan Nico Williams
Berasal dari keluarga Ghana yang bermigrasi ke Spanyol, kakak beradik Inaki dan Nico Williams tumbuh besar di Basque dan meniti karier di Athletic Bilbao. Namun, pilihan mereka soal negara berbeda.
Inaki, sang kakak, memutuskan membela Ghana, menghormati akar keluarga dan identitas warisan. Sebaliknya, Nico tetap berseragam Spanyol dan menjadi bagian dari regenerasi skuad La Roja.
Tijjani Reijnders dan Eliano Reijnders
Dua bersaudara asal Belanda ini lahir dari keluarga berdarah campuran Indonesia-Belanda. Tijjani Reijnders, gelandang tengah berbakat yang kini bermain untuk Manchester City, memilih membela tim nasional Belanda. Kariernya yang melesat membuatnya masuk radar pelatih Oranje dalam beberapa turnamen besar.
Di sisi lain, adiknya Eliano Reijnders memilih untuk membela Timnas Indonesia, negara asal dari garis keturunan ibu mereka. Pilihan Eliano mencerminkan hubungan emosional dengan akar budaya keluarganya, sementara keduanya tetap menjaga kebanggaan terhadap darah campuran yang mereka miliki.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
