Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Mei 2025 | 00.48 WIB

Heboh! Buntut Sepatu hingga Bola Lenyap Digondol Maling, Rayo Vallecano Serukan Boikot

Skuad Rayo Vallecano. (Dok. La Liga)

 

JawaPos.com - Rayo Vallecano memasuki pekan-pekan terakhir La Liga musim 2024/2025 dengan banyak hal yang masih dapat dipertaruhkan, salah satunya adalah melaju ke kompetisi Eropa.

Kemenangan atas sang rival, Getafe, di pertandingan terakhir membawa tim asuhan Inigo Perez naik ke peringkat delapan klasemen, yang cukup untuk lolos ke kompetisi Eropa.

Dengan 11 kemenangan, 11 imbang, dan 12 kekalahan, tim asuhan Inigo Perez mengoleksi 44 poin dan bersaing ketat di jalur kompetisi Eropa bersama Osasuna dan Real Mallorca.

Berkat keberhasilan Barcelona di final Copa del Rey, dan La Liga mendapatkan satu tempat tambahan di Liga Champions musim depan, tim yang berada di peringkat delapan kemungkinan bisa bermain di UEFA Conference League musim 2025/2026.

Mereka kini berada di zona play-off Conference League dan masih berpeluang menyalip Celta Vigo di posisi ke-7, yang berarti tiket otomatis ke Liga Europa. Sebuah loncatan besar mengingat musim lalu mereka hanya finis di posisi ke-17.

Rayo harus memastikan bahwa mereka terus memenangkan pertandingan bulan ini untuk tetap berada dalam persaingan - dimulai dengan pertandingan tandang ke Las Palmas pada Sabtu (10/5) dini hari WIB.

Tugas pelatih Inigo Perez utuk mendapatkan tempat di Eropa untuk pertama kalinya dalam dua dekade di Rayo masih berada di tangannya, namun mereka juga akan menghadapi tim-tim yang saat ini berada di peringkat keenam, ketujuh, dan kesepuluh dalam tiga pertandingan terakhir mereka di liga.

Namun, persiapan mereka untuk bertandang ke Gran Canaria telah mengalami kendala, apalagi setelah terjadi aksi pencurian di markas latihan mereka.

Fasilitas Ciudad Deportiva Rayo Vallecano berjarak sekitar 30 km dari stadion kandang Rayo di Estadio de Vallecas, dan menurut laporan dari Relevo, skuad tim utama menolak untuk berlatih di sesi latihan pagi.

Alasan pemboikotan ini adalah karena adanya laporan pencurian sepatu dan perlengkapan latihan lainnya yang telah terjadi tiga kali musim ini.

"Skuad Rayo mengambil sikap atas situasi ini dengan menuntut keamanan yang lebih baik di fasilitas latihan, meskipun ada himbauan dari Perez agar mereka berlatih," tulis Relevo.

Direktur Olahraga Rayo, David Cobeno, dan presiden klub Raul Martín Presa telah dipanggil dalam satu pertemuan darurat untuk mencoba menyelesaikan masalah ini, dan tim telah sepakat untuk berlatih secara penuh di sesi latihan berikutnya sebelum terbang ke Las Palmas besok malam.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore