
Matthijs De Ligt. (Dok. DAZN)
JawaPos.com - Mimpi buruk cedera kembali menghantui Manchester United. Menjelang laga penting leg kedua semifinal Liga Europa melawan Athletic Bilbao, Setan Merah harus menghadapi kenyataan pahit: Matthijs de Ligt kembali mengalami cedera.
Musim 2024/2025 belum juga memberi napas panjang bagi Manchester United. Setelah berkutat dengan inkonsistensi performa di Premier League, kini badai cedera kembali menerpa pasukan Ruben Amorim. Matthijs de Ligt, bek tengah andalan, ditarik keluar lebih awal saat MU menghadapi Brentford, Minggu (4/5), karena cedera yang dialaminya.
Padahal, pemain asal Belanda itu baru saja pulih dari cedera kaki dan sempat tampil apik sebagai pemain pengganti saat United menang meyakinkan 3-0 atas Bilbao di leg pertama semifinal Liga Europa. Namun malang tak dapat ditolak, De Ligt harus kembali menepi usai mengalami benturan keras di babak pertama laga melawan Brentford.
Tertatih menahan rasa sakit di kaki kanannya, De Ligt langsung mengangkat tangan memberi kode kepada tim medis bahwa ia tak bisa melanjutkan pertandingan. Sang pelatih, Ruben Amorim, kemudian memasukkan Harry Maguire untuk mengisi pos yang ditinggalkan eks bek Ajax tersebut.
Keroposnya Pertahanan Jadi Kekhawatiran
Jika cedera De Ligt terbukti cukup serius, absennya pemain 25 tahun itu tentu akan menjadi kerugian besar bagi MU. Sebab, ia telah menjadi bagian penting dalam struktur pertahanan tim musim ini, baik di era Erik ten Hag, Ruud van Nistelrooy, maupun Ruben Amorim. Total 42 penampilan di semua kompetisi, lengkap dengan dua gol, menunjukkan kontribusi signifikan sang bek.
Laga leg kedua melawan Bilbao sendiri bisa menjadi penentu nasib Manchester United musim ini. Jika berhasil lolos ke final dan memenangkannya, MU akan mendapat tiket emas menuju Liga Champions musim depan—sebuah pencapaian yang krusial di tengah performa buruk mereka di Premier League yang saat ini terdampar di posisi ke-15.
Absennya De Ligt menambah panjang daftar pemain yang masuk ruang perawatan United. Lisandro Martinez (lutut), Diogo Dalot (betis), Joshua Zirkzee (paha), hingga Ayden Heaven (pergelangan kaki) dipastikan absen. Sementara Noussair Mazraoui dan Toby Collyer masih diragukan tampil.
Solusi Alternatif: Maguire dan Yoro Siap Gantikan
Namun begitu, Amorim diyakini tak akan kehabisan opsi. Dalam leg pertama di San Mames, ia menurunkan kombinasi Harry Maguire, Leny Yoro, dan Victor Lindelof. Trio ini tampil disiplin dan mampu menjaga gawang MU tetap perawan. Melihat performa apik mereka, bukan tak mungkin ketiganya kembali dipasang dari menit pertama di Old Trafford.
Leny Yoro sendiri sudah kembali diturunkan saat babak kedua laga melawan Brentford, menggantikan Luke Shaw. Hal ini menunjukkan bahwa Amorim berusaha menjaga kebugaran pemain intinya agar tetap siap tempur menghadapi leg kedua.
Meski kondisi Mazraoui masih belum jelas, absennya bek kanan asal Maroko itu saat melawan Brentford dikabarkan lebih karena alasan pencegahan. Ia kemungkinan besar bisa kembali tampil melawan Bilbao jika tidak ada kendala dalam sesi latihan terakhir.
Dengan begitu, komposisi lini belakang United kemungkinan besar akan terdiri dari Maguire, Yoro, Lindelof, dan Shaw atau Mazraoui. Tentu saja, ini akan menjadi pertaruhan besar, terutama jika Bilbao tampil menyerang habis-habisan demi mengejar defisit tiga gol.
Satu Kaki di Final, Tapi Harus Tetap Waspada
Dengan keunggulan agregat 3-0 dari leg pertama, Manchester United sejatinya sudah menapakkan satu kaki di final Liga Europa. Namun sepak bola tak mengenal kata aman sebelum peluit panjang dibunyikan. Terlebih, cedera De Ligt menjadi peringatan bahwa segalanya bisa berubah dalam sekejap.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
