
Timnas Indonesia U17 (Dok. AFC)
JawaPos.com - Perjalanan tim Indonesia U-17 berakhir antiklimaks. Setelah hanya sekali kemasukan dan mencatatkan 7 gol di babak fase grup, Evandra Florasta dkk harus menerima dicukur Korea Utara (Korut) U-17 dengan skor 0-6 di perempat final.
Bertanding di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Senin (14/4), gol Korut dicatatkan oleh Choe Song-Hun 7', Kim Yu-Jin Gol 19', Ri Kyong-Bong 48', Kim Tae-Guk 60' (pen), Ri Kang-Rim 61', dan Pak Ju-Won 77'.
Terlepas dari hasil yang ada, pelatih tim Indonesia U-17 Nova Arianto tetap berterima kasih kepada para pemainnya yang sudah mewujudkan untuk bisa berlaga di Piala Dunia U-17 dengan lolos fase grup.
"Walaupun secara hasil tidak sesuai harapan kami, tetapi pemain lebih belajar dari situasi ini agar lebih siap lagi di Piala Dunia U-17 nanti," harap Nova.
Juru taktik yang ketika menjadi pemain sebagai bek tengah itu melanjutkan, secara evaluasi pastinya akan lakukan setelah pertandingan. Namun, secara garis besarnya perihal mental pemain. "Walaupun secara permainan dan pengambilan keputusan di lapangan masih banyak yang harus kita perbaiki," ujarnya.
Itulah yang menjadi pekerjaan rumah baginya dan tim pelatih untuk beberapa bulan ke depan. Pihaknya harus membenahi tim dari berbagai sisi. Mulai fisik, mental, hingga skill individu.
"Itu yang harus kami tingkatkan, ke depannya pemain harus lebih siap, harus bisa lebih bekerja keras karena kita akan menghadapi event lebih besar, Piala Dunia, pastinya butuh effort yang luar biasa dari pemain," ucap eks asisten pelatih Shin Tae-yong itu.
Nova melanjutkan, setelah evaluasi yang dilakukan tim, nantinya bahan evaluasi akan dilaporkan kepada PSSI. "Setelah itu kami akan membuat roadmap rencana kita menuju ke Piala Dunia U-17," tuturnya.
Pihaknya akan melihat roadmap-nya ke depan seperti apa untuk menyiapkan tim berlaga di Piala Dunia U-17. "Semoga apa yang kita persiapkan ke depannya bisa membuat persiapan kita lebih maksimal, pemain lebih berprogres, dan lebih siap menghadapi Piala Dunia U-17," harapnya.
Dari media sosial, banyak harapan agar Nova dipertahankan hingga Piala Dunia U-17. Ketum PSSI Erick Thohir menyatakan, perihal mempertahankan atau mengganti pelatih ada di PSSI dengan perhitungan menyeluruh. "Jadi tidak mungkin pergantian pelatih ini karena oh saya sendiri yang memutuskan atau sebagian Exco. Kami review total," ucapnya.
Erick menuturkan, adanya evaluasi bukan hal mendadak. Dia tidak ingin terjebak pada pola pikir yang membandingkan satu dan lainnya. "Kami harus move on ke masa depan," katanya.
Selain itu, dia menegaskan bahwa tidak mau sepak bola nasional ini dikotomi oleh satu individu, termasuk dirinya sendiri. "Saya pun 2027 selesai masa jabatannya (sebagai Ketum PSSI). Ini yang harus kembali kami sama-sama membangun olahraga sepak bola kita secara sehat," tuturnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
