Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 April 2025 | 00.47 WIB

Antiklimaks Garuda Muda di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U17 (Dok. AFC) - Image

Timnas Indonesia U17 (Dok. AFC)

JawaPos.com - Perjalanan tim Indonesia U-17 berakhir antiklimaks. Setelah hanya sekali kemasukan dan mencatatkan 7 gol di babak fase grup, Evandra Florasta dkk harus menerima dicukur Korea Utara (Korut) U-17 dengan skor 0-6 di perempat final.

Bertanding di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Senin (14/4), gol Korut dicatatkan oleh Choe Song-Hun 7', Kim Yu-Jin Gol 19', Ri Kyong-Bong 48', Kim Tae-Guk 60' (pen), Ri Kang-Rim 61', dan Pak Ju-Won 77'.

Terlepas dari hasil yang ada, pelatih tim Indonesia U-17 Nova Arianto tetap berterima kasih kepada para pemainnya yang sudah mewujudkan untuk bisa berlaga di Piala Dunia U-17 dengan lolos fase grup.

"Walaupun secara hasil tidak sesuai harapan kami, tetapi pemain lebih belajar dari situasi ini agar lebih siap lagi di Piala Dunia U-17 nanti," harap Nova.

Juru taktik yang ketika menjadi pemain sebagai bek tengah itu melanjutkan, secara evaluasi pastinya akan lakukan setelah pertandingan. Namun, secara garis besarnya perihal mental pemain. "Walaupun secara permainan dan pengambilan keputusan di lapangan masih banyak yang harus kita perbaiki," ujarnya.

Itulah yang menjadi pekerjaan rumah baginya dan tim pelatih untuk beberapa bulan ke depan. Pihaknya harus membenahi tim dari berbagai sisi. Mulai fisik, mental, hingga skill individu. 

"Itu yang harus kami tingkatkan, ke depannya pemain harus lebih siap, harus bisa lebih bekerja keras karena kita akan menghadapi event lebih besar, Piala Dunia, pastinya butuh effort yang luar biasa dari pemain," ucap eks asisten pelatih Shin Tae-yong itu.

Nova melanjutkan, setelah evaluasi yang dilakukan tim, nantinya bahan evaluasi akan dilaporkan kepada PSSI. "Setelah itu kami akan membuat roadmap rencana kita menuju ke Piala Dunia U-17," tuturnya.

Pihaknya akan melihat roadmap-nya ke depan seperti apa untuk menyiapkan tim berlaga di Piala Dunia U-17. "Semoga apa yang kita persiapkan ke depannya bisa membuat persiapan kita lebih maksimal, pemain lebih berprogres, dan lebih siap menghadapi Piala Dunia U-17," harapnya.

Dari media sosial, banyak harapan agar Nova dipertahankan hingga Piala Dunia U-17. Ketum PSSI Erick Thohir menyatakan, perihal mempertahankan atau mengganti pelatih ada di PSSI dengan perhitungan menyeluruh. "Jadi tidak mungkin pergantian pelatih ini karena oh saya sendiri yang memutuskan atau sebagian Exco. Kami review total," ucapnya.

Erick menuturkan, adanya evaluasi bukan hal mendadak. Dia tidak ingin terjebak pada pola pikir yang membandingkan satu dan lainnya. "Kami harus move on ke masa depan," katanya.

Selain itu, dia menegaskan bahwa tidak mau sepak bola nasional ini dikotomi oleh satu individu, termasuk dirinya sendiri. "Saya pun 2027 selesai masa jabatannya (sebagai Ketum PSSI). Ini yang harus kembali kami sama-sama membangun olahraga sepak bola kita secara sehat," tuturnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore