Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Februari 2025 | 22.51 WIB

Mulai Erick Thohir hingga Bakrie Group, Ini Dia Pengusaha Indonesia yang Punya Saham di Klub Sepak Bola Mancanegara

Foto lama Mancini dan Erick Thohir saat di Inter Milan. Kiprah Erick Thohir di Inter kembali diperbincangkan usai pecat Shin Tae-yong. (ESPN)

 

JawaPos.comKlub sepak bola dipandang sebagai salah satu bentuk investasi jangka panjang oleh pengusaha. Lihat saja daftar pemilik klub di 5 lima elite Eropa, hampir semuanya punya latar belakang pengusaha.

Misalnya Sir Jim Ratcliffe, bos perusahaan kimia INEOS yang punya saham 25 persen Manchester United. Lalu Todd Boehly, chairman Perusahaan investasi Eldridge yang juga pemilik saham mayoritas Chelsea.

Ternyata dari dalam negeri terdapat juga beberapa nama pengusaha yang punya saham atau bahkan jadi pemilik klub sepak bola di luar negeri. Hal ini tentu menjadi hal yang baik sebab bisa menjadi batu loncatan pesepakbola Indonesia yang akan mengembangkan karir di manca negara.

Inilah nama beberapa pengusaha yang punya saham atau bahkan jadi pemilik klub bola manca negara.

Ketua umum PSSI ini memang sudah beberapa kali tercatat memiliki rekam jejak membeli klub-klub di luar negeri. Tak hanya klub sepak bola, klub basket pun ada.

Di sepak bola, Erick pernah memiliki saham di Inter Milan (2013-2019) dan DC United (2012-2018). Lalu klub basket Philadelphia 76ers (2011-2013).

Yang terkini pria berusia 55 tahun itu menjadi pemilik klub Championship Oxford United dengan menguasai saham sampai 51 persen.

Di Oxford United ini, Erick tak sendiri jadi pemilik. Erick bertandem dengan pengusaha Indonesia lain Anindya Bakrie sejak 2022 menjadi pemegang saham mayoritas.

Adanya Erick dan Anindya ini menguntungkan talenta sepak bola dalam negeri. Pemain Indonesia Ole Romeny dan Marselino Ferdinan jadi pemain di sana.

2. Robert Budi Hartono-Michael Bambang Hartono

Pada 2019, Robert Budi Hartono-Michael Bambang Hartono lewat bendera SENT Entertainment (Djarum Group) membeli Como 1907 yang saat itu berlaga di kasta keempat sepak bola Italia (Serie D).

Dengan gerojokan dana yang besar, Como bisa menembus kancah sepak bola Italian paling atas yaitu Serie A pada musim 2023-2024. Lesatan Como itu dinilai luar biasanya. Sebab secara gradual, Como naik level kompetisi per tahun.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore