
Mario Balotelli akan segera dijual di bulan Januari ini oleh Genoa. (Simone Arveda/Getty Images)
JawaPos.com - Direktur Teknik Genoa, Marco Ottolini mengonfirmasi bahwa Mario Balotelli kemungkinan akan hengkang pada bursa transfer musim dingin Januari ini. Jajaran staff klub mengungkapkan masih mencoba mencari solusi yang cocok untuk kedua belah pihak.
Sinyal ditendangnya Balotelli dari tim terlihat ketika ia tak dimasukkan skuad utama saat Genoa berhasil menumbangkan Monza 2-0 di lanjutan pekan ke-22 Serie A pada Selasa (28/1). Mantan pilar penting timnas Italia tersebut hanya diberi kesempatan 56 menit bermain dalam enam laga sebagai pemain pengganti.
Tanpa kontribusi gol dan assist, Balotelli hanya mendapat hukuman dua kali kartu kuning. Mantan pemain AC Milan itu juga terkenal sebagai pemain nakal dan kasar. Hukuman kartu merupakan makanannya di setiap pertandingan.
Meskipun krisis cedera Genoa terus berlanjut, Balotelli beberapa kali sudah tersingkir dari skuad utama asuhan pelatih Patrick Vieira yang beberapa kali mengabaikan pertanyaan apa pun tentang status Mario Balotelli yang absen terus-menerus.
Melansir dari Football Italia yang mengutip Sky Sport Italia, Marco Ottolini akhirnya angkat bicara.
“Mario (Balotelli) sudah tidak lagi mendapat tempat bermain, dia sangat ingin mendapatkan lebih banyak waktu bermain. Di menuju akhir jendela transfer ini, kami akan mencoba mencari solusi paling tepat untuk semua orang (klub dan pemain),” ungkap Ottolini.
“Kami mencoba mencari tempat di mana dia bisa mendapat menit bermain. Dia tidak mendapatkan menit bermain di Genoa saat ini, jadi kami mempertimbangkan solusi terbaik untuk menemukan tempat di mana dia bisa mendapatkan menit bermain tersebut.”
Pemain berusia 34 tahun itu baru bergabung dengan Genoa sebagai free agent pada 28 Oktober tahun lalu saat Genoa masih ditukangi mantan striker Italia, Alberto Gilardino.
Tetapi beberapa bulan lalu, Gilardino dipecat dari Il Griffone dan digantikan oleh Patrick Vieira yang terkenal pernah bentrok dengan Mario Balotelli sejak keduanya berada di klub Liga Prancis OGC Nice.
Bersama Patrick Vieira, kini Genoa masih tertahan di posisi ke-12 klasemen Liga Italia, terus menempel Udinese dan Torino di peringkat 10 dan 11 dengan sama-sama mengoleksi 26 poin dari 22 pertandingan.
