Tijjani Reijnders menyebut bahwa pendukung AC Milan turut serta dalam kemenangan comeback dalam pertandingan ini. (Dok. Sempre Milan)
JawaPos.com - Kemenangan dramatis diraih AC Milan saat menghadapi Parma dengan skor 3-2 di pekan ke-22 Liga Italia. Laga tersebut dimainkan di San Siro, Minggu (26/1).
Gol pemain Parma, Enrico Del Prato di menit ke-80 sempat membuat harapan tim rumah untuk meraih kemenangan semakin tertutup. Namun, dua gol dari Tijjani Reijnders di menit ke-90+2 dan Samuel Chukwueze pada menit ke-90+5 membuat AC Milan membalikkan keadaan dan meraih poin penuh di kandang sendiri.
Tijjani Reijnders menyebut bahwa pendukung AC Milan turut serta dalam kemenangan comeback dalam pertandingan ini. "Ya, benar. Kami menunjukkan mentalitas yang tepat, berjuang untuk bangkit. Kami juga mendapat dukungan besar dari para penggemar," ucap pemain Timnas Belanda tersebut kepada DAZN yang mengutip dari Sempre Milan, Senin (27/1).
Beberapa tim di atas AC Milan juga mengalami kekalahan yang merupakan peluang bagus bagi tim peraih 19 gelar Liga Italia itu untuk dapat memperbaiki posisinya di klasemen sementara. "Ya, kami melihat tim-tim di atas kami kehilangan poin dan itu penting bagi kami. Sekarang kami harus terus maju," kata Tijjani Reijnders.
Sebagai gelandang, kakak dari Eliano Reijnders itu mampu menciptakan 87 persen umpan akurat atau melakukan 27 umpan berhasil dari 31 percobaan. Melansir Fotmob, Tijjani juga melepaskan dua bola panjang akurat berhasil sepanjang pertandingan.
Di sisi penyerangan, pemain nomor punggung 14 itu sangat baik dalam melepaskan tendangan ke gawang yang berhasil melakukan tiga tendangan tepat sasaran. Tijjani juga mampu melakukan lima sentuhan di kotak penalti lawan yang membuat pertahanan Parma terancam.
Bagi pemain 26 tahun ini, ia sudah mengoleksi enam gol dan tiga assist dari 20 pertandingan yang dimainkannya bersama Rossoneri di Liga Italia musim ini. Melansir Transfermarkt, sejak didatangkan dari AZ Alkmaar tahun 2023, Tijjani Reijnders sudah mencetak 14 gol dan tujuh assist di semua kompetisi.
Sementara itu, pelatih AC Milan Sergio Conceicao menanggapi kebiasaan anak asuhannya yang selalu menang comeback. "Saya tidak menginginkan comeback ini, saya ingin menang lebih awal dan merasa nyaman! Namun, ini adalah demonstrasi karakter dan semangat. Kami harus meningkatkan permainan kami," ucap pelatih yang sudah mempersembahkan satu gelar Piala Super Italia tersebut.
AC Milan masih tertahan di posisi ketujuh, tapi perolehan poinnya makin mendekati dengan tim posisi keempat, Lazio. Fokus mereka langsung berpindah ke laga selanjutnya melawan Dinamo Zagreb, Kamis (30/1) di ajang Liga Champions. Jika memenangkan laga tersebut, AC Milan berpeluang lolos langsung ke babak 16 besar.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
