
Erling Haaland meratapi kekalahan timnya dari PSG.
JawaPos.com - Periode kelam Manchester City kembali berlanjut. Tidak hanya terpuruk di Premier League, pada Liga Champions, tim asuhan Pep Guardiola ini hancur lebur tak bersisa.
Bertandang ke Paris Saint-Germain, The Cityzens bertekuk lutut 2-4 meski sempat unggul dwi-gol duluan lewat gol Picky Blinders Jack Grealish dan Daemon Erling Haaland. City kena comeback hanya dalam waktu empat menit.
Pertandingan di Parc des Princes, Prancis menjadi milik tuan rumah PSG yang menang lewat aksi ciamik Joao Neves dan Goncalo Ramos. Kekalahan ini membuat pasukan Pep Guardiola makin merana di klasemen Liga Champions. Tim biru langit berada di urutan ke-25 dengan delapan poin.
Catatan ini menjadikan City terancam gagal lolos ke fase 16 besar Liga Champions. Kondisi ini berbanding terbalik dengan apa yang telah ditorehkan pada akhir Oktober lalu. Kala itu, klub asal kota Manchester ini mengukuhkan diri sebagai klub yang paling lama tidak bisa dikalahkan. Total selama 26 laga beruntun dilalui City tanpa sekali pun kehilangan poin.
Sukses pada akhir Oktober lalu tak lepas dari keperkasaan City sejak dua musim terakhir. Dimana Erling Haaland cs berhasil merengkuh trofi Liga Champions untuk pertama kalinya.
Namun, saat ini sukses itu menghilang tak berbekas. Sejak mengukir catatan fenomenal unbeateble, Manchester City tak pernah lagi meraih kemenangan. Kekuatan raksasa yang ditopang pundi-pundi uang timur tengah ini seakan kehilangan magisnya.
Dalam empat laga terakhir yang sudah dilalui, tiga pertandingan berujung dengan kekalahan memalukan. Pep Guardiola menjerit tak berdaya di ibu kota Portugal, Lisbon, saat menghadapi Sporting CP yang saat itu masih diarsiteki Ruben Amorim, City dibantai 4-1!
Beberapa waktu berselang, tepatnya pada 27 November 2024, klub yang didirikan West Gorton ini hampir kembali mencium aroma kemenangan. Menjamu Feyenoord di ruang tamu hijau Etihad Stadium, City bahkan sempat unggul 3-0.
Namun resep racikan Guardiola kembali menemukan lubang besar. 15 menit menjelang peluit panjang, stamina punggawa The Sky Blues drop. Feyenoord mampu menyamakan kedudukan 3-3 saat laga menyisakan semenit.
Memasuki bulan Desember, pemenang Liga Champions musim 2022-2023 ini kembali tak berkutik di hadapan si nyonya tua, Juventus. City menyerah 2-0 dari tuan rumah tim Zebra.
Sial bercampur malang, dinihari tadi (23/1) Manchester City kembali tertimpa tangga. Lagi, lagi, lagi, dan lagi, klub yang berdiri tahun 1880 ini gagal menjaga keunggulan 2-0 dan harus kembali mengernyitkan dahinya dari Paris Saint-Germain.
Menang jadi arang, kalah jadi abu. City yang dulu digdaya dan tak terbendung, kini mengalami masa-masa suram. Langit biru Manchester kini kelabu dan cenderung hitam, karena yang merah dan biru tak kunjung mewarnai Cottonopolis.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
