
Kapten PSG Marquinhos memeluk Gabriel Magalhaes usai bek Arsenal itu gagal mengeksekusi penalti pada final Liga Champions 20252026 di Puskas Arena, Budapest. (Instagram @fabriziorom)
JawaPos.com - Paris Saint-Germain (PSG) sukses mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti 4-3 pada final Liga Champions 2025/2026 di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5) malam. Di balik euforia kemenangan PSG dan kekecewaan Arsenal, sorotan justru tertuju pada aksi kapten PSG, Marquinhos, yang memeluk Gabriel Magalhaes usai gagal mengeksekusi penalti penentu.
PSG kembali menegaskan dominasinya di Eropa dengan meraih gelar Liga Champions beruntun. Sementara itu, Arsenal harus menunda impian meraih trofi Si Kuping Besar pertama dalam sejarah klub setelah kalah dalam drama adu penalti yang menegangkan.
PSG dan Arsenal bermain ketat sepanjang pertandingan hingga 120 menit. Kedua tim gagal mencetak gol tambahan sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Momen krusial terjadi saat Eberechi Eze gagal menuntaskan tugasnya sebagai algojo Arsenal. Tekanan kemudian semakin besar ketika giliran Gabriel Magalhaes maju sebagai penendang berikutnya.
Sepakan bek asal Brasil itu justru melambung di atas mistar gawang. Kegagalan tersebut memastikan Arsenal kalah 3-4 dalam adu penalti sekaligus mengantarkan PSG mempertahankan gelar Liga Champions.
Suasana di kubu Arsenal langsung berubah muram. Sejumlah pemain terlihat terpukul dengan hasil tersebut. Termasuk Declan Rice yang tampak menahan emosi saat menunggu prosesi penyerahan medali runner-up.
Baca Juga:Jadwal Moto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Balapan Sore Ini di Mugello, Start Pukul 16.00 WIB
Di tengah perayaan kemenangan para pemain PSG, Marquinhos menunjukkan sikap yang berbeda. Kapten Les Parisiens itu memilih menghampiri Gabriel Magalhaes yang terduduk lesu setelah gagal menjalankan tugasnya.
Marquinhos yang juga berasal dari Brasil langsung memeluk rekan senegaranya tersebut. Momen itu menjadi simbol sportivitas di tengah tekanan dan rivalitas pada laga terbesar level klub Eropa.
Pandit TNT Sports Ally McCoist, mengaku tersentuh melihat tindakan Marquinhos. Menurut dia, kapten PSG menunjukkan rasa empati yang luar biasa kepada pemain yang sedang mengalami salah satu momen paling menyakitkan dalam karirnya.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
