
Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Jadon Sancho menorehkan 2 gol dan 1 umpan gol dalam kemenangan 2-1 Manchester United atas Liverpool FC di Old Trafford kemarin dini hari (23/8) WIB.
JawaPos.com – Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Jadon Sancho. Trio pemain di lini serang Manchester United itu hanya bermain selama 26 menit di babak kedua ketika mengalahkan Liverpool FC 2-1 kemarin dini hari (23/8) WIB.
Dimulai ketika Martial masuk menggantikan Anthony Elanga setelah turun minum. Lalu, berakhir ketika Sancho digantikan Fred pada menit ke-71.
Meski tidak sampai setengah jam, menampilkan trio itu di Old Trafford kemarin cukup melegakan Erik ten Hag. Trio itulah yang memang diproyeksikan Ten Hag untuk memimpin serangan United musim ini.
Ketiganya juga berkontribusi 8 gol di antara 14 gol yang dibukukan The Red Devils dalam enam laga pramusim.
Ketika Martial cedera sebelum musim kompetisi bergulir, Ten Hag pun waswas.
United kemudian membabi buta dalam memburu striker baru. Marko Arnautovic yang sudah 35 tahun dan ”hanya” bermain bersama Bologna FC ditawar.
Bahkan, semua penyerang Atletico Madrid (Joao Felix, Alvaro Morata, Matheus Cunha, dan Antoine Griezmann) dikaitkan dengan The Red Devils.
Bukankah United masih punya Cristiano Ronaldo? Keputusan Ten Hag mencadangkan Ronaldo dan baru memainkannya lima menit terakhir waktu normal adalah bukti peran apa yang kini dijalani CR7.
Sebab, untuk memainkan Ten Hag Ball –sebutan gaya permainan Ten Hag– yang butuh kecepatan, mobilitas, dan transisi (aktif berpindah posisi), Ronaldo dengan usia 37 tahun jelas sulit menjalankannya.
Lihat saja gol kedua United oleh Rashford pada menit ke-53 yang mengombinasikan antara kecepatan, mobilitas, dan transisi.
”Aku merasa kemampuan versatile kami malam ini (kemarin dini hari WIB, Red) yang membuat kami bisa melakukan banyak hal berbeda dalam menyerang,” ucap Rashford kepada Sky Sports.
Gol kemarin menyudahi kebuntuan Rashford selama 997 menit pertandingan bersama United. Kali terakhir dia mencatatkan gol saat menentukan kemenangan 1-0 atas West Ham di injury time pada 22 Januari lalu.
Ten Hag juga menyebut hal berbeda yang membuat dirinya puas dengan kinerja trio lini serangnya.
”Untuk pemain seperti mereka, mereka mungkin berpikir tidak bisa melakukan pekerjaan bertahan. Yang Anda lihat hari ini (kemarin dini hari WIB, Red), mereka bisa melakukannya. Itu harus menjadi kebiasaan,” tutur Ten Hag kepada MUTV.
Terkait dengan performa perdana Martial musim ini, Ten Hag juga merasa beruntung akhirnya bisa memainkan striker berkebangsaan Prancis tersebut.
”Saya berada dalam momen yang tepat untuk membawanya ke lapangan,” ujar mantan pelatih AFC Ajax itu.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
