
AD.NL DEBUT TIM UTAMA: Dirk Kuijt menerima tawaran melatih klub kasta kedua Belanda ADO Den Haag.
JawaPos.com – Merintis karier kepelatihan di klub semasa jadi pemain sudah dilakukan Dirk Kuijt bersama Quick Boys empat tahun silam.
Tepatnya setelah Kuijt gantung sepatu bersama klub Tweede Divisie (kasta ketiga sekaligus kasta tertinggi level amatir di Belanda).
Setelah jadi asisten pelatih Quick Boys, Kuijt menangani Feyenoord Rotterdam, mantan klubnya juga, selama dua tahun. Bukan tim utama, melainkan Feyenoord U-19.
Karier kepelatihan pria 44 tahun itu di tim utama baru dimulai bersama klub Eerste Divisie (kasta kedua Belanda) ADO Den Haag mulai hari ini (2/6).
Kuijt mengambil alih posisi Giovanni Franken yang melewatkan promosi ke Eredivisie akhir pekan lalu (29/5) setelah kalah adu penalti dalam final playoff melawan Excelsior Rotterdam.
Itu sekaligus tantangan bagi mantan striker Liverpool FC tersebut musim depan.
Pemilik baru ADO asal Amerika Serikat David Blitzer menginginkan De Ooievaars lolos ke Eredivisie musim depan. Blitzer juga punya saham di Crystal Palace, FC Augsburg, maupun klub MLS Real Salt Lake.
”Klub kecewa dengan kegagalan (kalah oleh Excelsior, Red) sehingga butuh perubahan untuk merealisasikan target musim depan,” kata Manajer Umum ADO Edwin Reijntjes di laman resmi klub.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
