
CHARLY TRIBALLEAU/AFP BRACE: Karl Toko Ekambi memborong dua gol kemenangan Kamerun atas Gambia di Stade de Japoma, Douala, kemarin (30/1).
JawaPos.com – Rudi Garcia adalah pelatih yang membawa Karl Toko Ekambi ke Olympique Lyon (OL). Garcia yang baru tiga bulan menangani OL menjadikan Ekambi sebagai rekrutan pertamanya pada bursa transfer musim dingin Januari 2020.
Alasan Garcia merekrutnya hanya satu: Ekambi adalah pencetak gol terselubung.
Maksudnya adalah pemain berusia 29 tahun itu tetap produktif meski dimainkan di berbagai posisi. Dari winger (kiri maupun kanan), gelandang kiri, apalagi striker.
Koleksi gol (27 gol) maupun umpan gol (18 laga) Ekambi yang berimbang selama membela OL (total 78 laga) adalah buktinya.
”Dia adalah prototipe striker modern. Dia tidak hanya terpaku pada satu posisi,” tutur Garcia yang posisinya di OL musim ini telah digantikan Peter Bosz seperti dilansir France Football.
Pelatih Kamerun Toni Conceicao seolah mendapatkan kebenaran atas ucapan Garcia tentang Ekambi dalam Piala Afrika 2021.
Yang terbaru, Ekambi yang dimainkan sebagai striker (sebelumnya sebagai winger kiri) sukses memborong dua gol kemenangan The Indomitable Lions atas Gambia dalam semifinal di Stade de Japoma, Douala, kemarin (30/1).
Ketika striker-kapten Kamerun yang telah mencetak 6 gol selama turnamen, Vincent Aboubakar, mendapat pengawal ketat pemain Gambia, Ekambi muncul sebagai pemecah kebuntuan. Ekambi sebelumnya juga menunjukkan produktivitas dengan mencetak 3 gol.
Dengan kata lain, semua gol Kamerun sampai semifinal Piala Afrika 2021 (11 gol) hanya ditorehkan dua nama, Aboubakar dan Ekambi.
”Hanya, aku rasa kami perlu memainkan strategi yang berbeda untuk semifinal karena mereka (Aboubakar maupun Ekambi, Red) pasti sudah menarik atensi lawan kami berikutnya,” beber Conceicao seperti dilansir allAfrica.
Selain Kamerun, tiket semifinal Piala Afrika 2021 kemarin digenggam Burkina Faso. Les Etalons sukses menghentikan laju Tunisia dengan skor 1-0 di Roumde Adjia Stadium, Garoua.
Lawan Burkina Faso di semifinal pada Rabu (2/2) adalah pemenang Senegal versus Guinea Khatulistiwa yang berlangsung dini hari tadi (31/1).
Sementara itu, Kamerun menanti pemenang Mesir kontra Maroko dini hari tadi untuk semifinal pada Kamis (3/2). ”Siapa pun yang akan kami hadapi, lawan kami adalah favorit juara,’’ ucap Ekambi kepada ESPN.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
