
Winger AC Milan Christian Pulisic bakal saling unjuk aksi dalam giornata ketiga Serie A di Stadio Olimpico, Roma, dini hari nanti (2/9).
JawaPos.com – Selama ini stranieri dari Amerika Serikat (AS) kurang diperhitungkan di kancah sepak bola maupun Serie A. Tetapi, per musim ini, talenta-talenta Negeri Paman Sam, julukan AS, mulai mendapatkan panggung.
AC Milan dan Juventus sebagai pionir tim besar saat ini masing-masing diperkuat dua pemain. Kebetulan mereka bakal bersua pada giornata kesembilan dini hari nanti (23/10) di San Siro (siaran langsung beIN Sports 1/Vidio pukul 01.45 WIB).
Mereka adalah Christian Pulisic dan Yunus Musah di Milan. Sedangkan di Juve ada Weston McKennie dan Timothy Weah. Kecuali McKennie, tiga nama lainnya berstatus debutan. Mereka berempat bisa mencatatkan sejarah untuk kali pertama ada empat pemain AS yang jadi starter.
Pelatih USMNT, sebutan timnas AS, Gregg Berhalter sangat bangga dengan empat pemainnya itu. Bahkan, dia memprediksi skor laga yang akan digelar di San Siro tersebut berakhir dengan 2-2. Semua gol yang terjadi dibagi rata ke Pulisic, Musah, McKennie, dan Weah.
’’Keempat pemain memberikan kontribusi untuk tim nasional. Dan harus diakui digembleng di kompetisi yang kompetitif membuat mereka berkembang secara pesat,” tutur Berhalter kepada The Athletic.
Nah, Pulisic paling moncer di antara empat pemain USMNT itu. Pemain pinjaman dari Chelsea tersebut mengemas 4 gol dan 1 umpan gol di Serie A sejauh ini. Sedangkan tiga personel lainnya masih nirgol.
Produktivitas Captain America, julukan Pulisic, ditunjang posisi mainnya yang paling depan dari empat pemain itu. Hanya, untuk urusan pengalaman, McKennie yang memegang kendali. Dia mengoleksi 78 giornata yang berujung 9 gol dan 4 umpan gol sejak berkostum Juve tiga musim lalu.
’’McKennie dan Weah termasuk pemain hebat (di Serie A saat ini, Red). Sangat menyenangkan menghadapi mereka,’’ puji Musah soal rekan sesama timnasnya itu kepada DAZN.
Di sisi lain, laga nanti jelas membuat Timothy ’’beda jalan’’ dengan sang ayah. Ya, sang ayah yang juga Presiden Liberia, George Weah, merupakan mantan pemain Rossoneri pada 1995–2000. Bersama Milan, George memenangi dua scudetto dan Ballon d’Or.
’’Laga nanti sangat istimewa bagi keluarga kami mengingat ayah legenda Milan yang cukup sukses di masa lalu,’’ ujar Timothy kepada La Gazzetta dello Sport.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Skor Azerbaijan vs Liechtenstein di Liga Nations UEFA: Milli Menang Tipis Kejar Promosi
Prediksi Skor Wales vs Norwegia di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022