ILUSTRASI
Lilin di tanganmu meleleh dan kita sama-sama tahu
Sebentar lagi tempat ini bakal sunyi seperti sisi belakang bulan
Sepasang api kecil dalam bola matamu padam
Tapi sesuatu akan menyala
Cahaya di ujung lorong menuju hati petapa
Di sana langit memerah setelah satu bom dijatuhkan
Pada sebuah kota dan menghapus warna-warna lain
Kecuali warna mimpi para prajurit yang berkilau di halaman museum
Kelak kita membacanya di bawah hari-hari yang dingin kelabu
Dengan kesedihan yang tak sempat mengucapkan selamat malam
00.02
---
Jendela kamar terbuka, udara duka mengeras
seperti lorong-lorong gang tahun 1939

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
