Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 September 2021 | 21.19 WIB

Review Amazfit GTS 2 Mini yang Dilengkapi Pengukur Saturasi Oksigen

Amazfit GTS 2 Mini. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos) - Image

Amazfit GTS 2 Mini. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)

JawaPos.com – Opsi untuk memiliki smartwacth makin beragam. Bukan hanya soal model, tapi juga rentang harga. Amazfit misalnya, menghadirkan GTS 2 Mini. Klaimnya, meski berukuran mini, smartwatch tersebut tetap powerful dan bisa bertahan sampai 21 hari untuk penggunaan jam tangan dasar.

Sesuai namanya, GTS 2 Mini merupakan versi ekonomis dari GTS 2 yang sudah rilis terlebih dahulu. Ukurannya lebih kecil sedikit dibanding versi GTS. Jika GTS 2 memiliki layar 1,65 inch, pada GTS 2 Mini mengecil jadi 1,55 inch. Dimensinya juga menyusut dari 43,25 x 36,25 x 9,4mm menjadi 40,5 x 35,8 x 8,95mm.

Meski demikian, fitur kunci tidak ikut menyusut. Seperti standar penggunaan layar Amoled yang dipertahankan. Mode olahraga yang melimpah, saturasi oksigen, monitoring detak jantung, sampai fitur khusus untuk siklus bulanan perempuan. Berikut review selengkapnya:

Desain

Amazfit GTS 2 Mini datang dengan desain khas seri GTS 2 yang berbentuk kotak dengan sudut melengkung. Ada satu tombol fisik di sisi kanan dengan mengakses menu, back, atau home dari smartwatch. Layar Amolednya dibalut dengan bahan titanium. Sedangkan di bagian bawah, menggunakan plastik. Tampak rapi dan minimalis.

GTS 2 Mini dilengkapi dengan strap atau tali berukuran 20 mm yang terbuat dari silikon dan mudah dibongkar pasang. Cocok untuk kegiatan yang memicu keringat atau berinteraksi dengan air. Selain tidak mudah rusak, bahan silikon ringan, mudah mengikuti bentuk tangan, dan mudah dibersihkan. Ada tiga varian warna yang tersedia, yakni midnight black, flamingo pink, sage green.

Jam ini memiliki berat sekitar 19,5 gram dengan ketebalan 8,95 mm. GTS 2 Mini juga diklaim tahan air sampai kedalaman 50 meter. Sedangkan untuk layar Amolednya, memiliki kecerahan 450 nit, dan 100 persen NTSC high color saturation. Itulah kenapa, tampilan yang dihasilkan pada smartwatch ini enak untuk dilihat.

Layar Amolednya mendukung always on display. Untuk urusan watch face, tampilan GTS 2 Mini bisa diatur melalui aplikasi Zeep yang juga menjadi pintu untuk menyambungkan smartwacth ini dengan ponsel.

Fitur

Meski memiliki desain yang lebih kompak dibandingkan GTS 2, Amazfit menjanjikan GTS 2 Mini tetap powerful. Baik untuk berolahraga atau mencatat berbagai data kesehatan penggunanya. Untuk manajemen data kesehatan misalnya, ada banyak detil yang bisa direkam oleh smartwatch ini dengan fitur yang mudah diakses.

Misalnya, untuk pencapaian jalan kaki, tinggal swipe sekali ke kiri dari home. Lalu, swipe ke kiri dua kali untuk mengukur detak jantung. Tambahkan swipe ke kiri sekali lagi untuk mengukur saturasi oksigen. Fitur lainnya, ada juga pengukur stress, cuaca, sampai PAI (Personal Activity Intelligence). Fitur menarik lainnya adalah, sleep monitoring dan siklus bulanan untuk pengguna perempuan.

Untuk pengukuran detak jantung, GTS 2 Mini bisa secara otomatis berjalan setiap 1 menit, 5 menit, 10 menit, dan 30 menit. Namun, penggunaan yang semakin sering akan berdampak pada penggunaan baterai. Sedangkan untuk mengukur saturasi oksigen, smartwatch perlu dikenakan dengan ketat supaya pengukuran berhasil. Selain itu, GTS 2 Mini juga punya fitur untuk pelacakan tidur.

Bagaimana dengan fitur olahraga? GTS 2 Mini menyediakan lebih dari 70 mode olahraga. Untuk mengaksesnya, cukup tekan agak lama tombol fisik di sisi kanan. Olahraga indoor atau luar ruangan, ada. Supaya makin semangat berolahraga, GTS 2 Mini juga bisa mengontrol musik di ponsel.

Soal musik, kemampuannya memang hanya mengontrol. Sebab, tidak ada memory internal untuk menyimpan lagu. Kemampuan terbatas itu pula yang membuat GTS 2 Mini tidak dilengkapi speaker dan mic. Jadi, tidak bisa menerima telepon langsung dari ponsel. Saat ada telepon masuk, akan muncul notifikasi dengan ikut tolak panggilan atau silent. Itu yang membedakan GTS 2 Mini dengan GTS 2. Meski demikian, GTS 2 Mini tetap bisa menerima berbagai notifikasi lain. Seperti pesan, whatsapp, atau aplikasi lain.

Baterai

Amazfit mengklaim baterai 220 mAh pada GTS 2 Mini cukup hemat. Untuk penggunaan berat, dengan pengukur detak jantung yang selalu menyala, GPS menyala, latihan tiga kali seminggu, baterainya bisa bertahan sampai tujuh hari. Daya tahan baterai bisa sampai 14 hari untuk penggunaan umum yang lebih ringan. Sedangkan penggunaan dasar sebagai jam tangan tanpa bluetooth, diklaim bisa mencapai 21 hari. Saat kami mencoba untuk penggunaan dasar yang kadang dipakai berolahraga, dalam 14 hari masih menyisakan 35 persen.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore