Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Oktober 2020 | 21.04 WIB

Redmi 9A, Masih Layak Bagi yang Mencari Smartphone Murah

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Xiaomi Indonesia belum lama ini kembali menghadirkan perangkat smartphone murah meriahnya di Indonesia. Segmen tersebut diisi Xiaomi dengan sub-brandnya Redmi melalui perangkat Redmi 9 Series yakni Redmi 9A dan Redmi 9C.

Redmi 9A hadir dengan harga murah meriah, bahkan untuk saat ini bisa dibilang menjadi perangkat ponsel termurah yang dijual Xiaomi Indonesia di tanah air. Soal Redmi 9A juga, handset tersebut seperti biasa sudah JawaPos.com ulas.

Kelengkapan Produk
Redmi 9A di Indonesia masih mendapat sentuhan desain boks berwarna putih cerah, identik dengan perangkat Redmi Series dan Note Series sebelumnya. Di bagian bawah boks penjualan ada beberapa informasi penting soal perangkat yang bersangkutan. Boks penjualannya cukup kuat dengan material karton yang lumayan tebal.

Pada bagian dalam terdapat storage sub-boks kecil yang berisi jelly case tambahan untuk perlindungan perangkat bersama dengan ‘kitab-kitab’ pendukung dan kartu garansi serta tak lupa SIM ejector. Kemudian perangkat Redmi 9A. Dan, di bagian bawahnya lagi ada perangkat pendukung seperti kabel konektor daya dan transfer data USB Micro beserta kepala charger.

Photo

Produk dan kelengkapan smartphone Redmi 9A (RianAlfianto/JawaPos.com)

Perangkat pendukung lain semisal earphone masih absen dari paket penjualan smartphone anyar Redmi 9A kali ini seperti halnya model terdahulu. Bagi Xiaomi, mungkin memasukan earphone pada paket penjualan smartphone murah akan membuat setiap aspek penentuan harganya jadi terpengaruh. Oh iya, Redmi 9A hadir dalam balutan warna Midnight Grey, Twilight Blue, dan Peacock Green, Redmi 9A meluncur dengan pilihan penyimpanan RAM 2 GB RAM serta 32 GB ROM dengan harga mulai Rp 1,1 jutaan. Sementara varian lain dengan RAM 3 GB dan ROM 32 GB hadir dengan harga mulai Rp 1,2 jutaan.

Dengan banderol harga demikian, tampaknya mustahil bagi Xiaomi untuk memasukan beberapa aksesori lain pada paket penjualan perangkat ini. Selain aksesori berupa earphone yang absen, aksesori lainnya juga tak ada misalnya pelindung casing berupa Jelly Case atau sekadar anti gores built-in pun tak ada. Sebagai perangkat murah meriah, aspek kelengkapan penjualan perangkat ini bagi kami cukup mengecewakan, hal tersebut berbeda dengan paket penjualan perangkat kompetitor sebut saja Realme di segmen yang sama yang bahkan lebih royal dengan biasa menambahkan aksesori Jelly Case atau minimal anti gores bawaan pada smartphone murahnya.



Desain dan Layar
Redmi 9A jika dibandingkan dengan pendahulunya terbilang membawa update yang signifikan misalnya chipset gaming dan ukuran perangkat yang kini “membengkak” karena sisi layar makin lega.

Di sisi layar, Redmi 9A pada sisi depan seperti umumnya perangkat murah meriah, handset ini masih hadir dengan kemampuan layar IPS LCD capacitive touchscreen, 16 M colors berukuran 6,53 inci dengan 81 persen screen-to-body ratio. Pada seri sebelumnya ukuran layarnya hanya 6,2 inci saja. Resolusi layar Redmi 9A adalah Full HD 700 x 1.600 piksel dengan aspek rasio 20:9.

Perangkat murah ini masih membawa konsep layar bertakik atau notch dengan gaya tetesan air. Di area tersebut tersemat kamera selfie perangkat Redmi 9A dan area earpiece alias speaker untuk menelepon.

Photo

Perangkat smartphone Redmi 9A (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Redmi 9A di bagian punggung seperti sudah disinggung di atas masih terdapat kamera utama tunggal yang disusun vertikal di pojok kanan atas bersama dengan lampu LED Flash (dalam orientasi layar menghadap pengguna). Di area ini, Xiaomi memberikan detail garis lurus hingga ke bawah dan logo ‘Redmi’ sebagai penanda alias identitas. Selain yang kami sebutkan tadi, area belakang cenderung polos. Hal itu karena tidak adanya fitur pemindai sidik jari atau fingerprint scanner pada perangkat ini.

Kamera dibikin menonjol atau sedikit keluar dari area punggung. Fungsinya mungkin untuk mengurangi gesekan perangkat dengan benda-benda keras yang memungkinkan kameranya tergores. Tapi hal itu membuat perangkat menjadi lebih tebal. Untuk material perangkat sendiri, Redmi 9A membawa material casing dengan pemilihan bahan polycarbonate.

Redmi 9A cukup nyaman digenggam. Namun dengan perangkat yang terlahir dengan layar 6 inci lebih, hampir 7 inci malahan dan masuk ke dalam kategori phablet, penggunaan dengan satu tangan pada perangkat ini terasa agak repot bagi mereka yang memiliki tangan berukuran kecil atau biasanya kaum hawa. Pada area yang berbatasan antara layar dan tubuh smartphone, Redmi 9A juga masih terasa sedikit tajam dengan desain yang agak bulky alias gemuk.

Redmi 9A pada sisi kiri tidak terdapat tombol. Terkesan polos dengan hanya terdapat satu slot tempat dual SIM card dan MicroSD. Slot MicroSD-nya sudah dedicated slot dan bisa menampung dua kartu SIM dan MicroSD sekaligus.

Photo

Perangkat smartphone Redmi 9A (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Sementara di sisi kanan terdapat tombol pengaturan volume ‘up–down’ dan tombol power atau pembuka kunci. Di sisi atas juga polos dengan hanya menyisakan jack headphone dan pada bodi bawah hanya terdapat USB Micro di tengah serta didampingi lubang speaker di sisi kanannya.

Pengalaman ketika menggunakan smartphone ini di bawah terpaan sinar matahari langsung, layarnya bisa tampil dengan baik, kendati panel layarnya masih IPS, belum AMOLED. Namun agar lebih maksimal tentu harus mengatur tingkat kecerahan alias brightness ke mode penuh atau maksimal.

Interaksi di dalam layar juga terbilang baik. Cukup responsif ditambah dengan pengalaman sentuh yang halus. Pada bagian depannya tidak ada tombol fisik. Fungsi tombol Home, Recent Apps, dan Back, tersedia menyatu dalam layar sebagai tombol virtual. Dari aspek desain dan layar, Redmi 9A cukup bisa dipuji meski pada paket penjualan absen anti gores bawaan dan aksesori pelindung casing.



Performa
Redmi 9A secara spesifikasi menjadi ponsel murah pertama yang menggunakan MediaTek Helio G25. Chipset seri gaming ini ditujukan khusus untuk perangkat entry level. Bicara teknis, chip gaming milik MediaTek seri G, Helio G25 sendiri merupakan chipset dengan fabrikasi 12 nm, yang ditenagai CPU ARM Coretx-A53 dengan clock frekuensi hingga 2 GHz. Selain itu, chipset dipadankan dengan pengolah grafis atau GPU IMG PowerVR GE8320 dengan clock hingga 650 MHz.

Chip Helio G25 juga diklaim memiliki efisiensi daya berkat pengelolaan daya cerdas MediaTek HyperEngine. Chipset tersebut juga mendukung fitur multi-kamera untuk mendukung bokeh.

Photo

Screenshot uji benchmark smartphone Redmi 9A (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Untuk performa selain menggunakannya sehari-hari, seperti biasa disimulasikan dalam uji benchmark dengan aplikasi benchmark sintetis. Meski tidak merepresentasikan penggunaan sehari-hari, uji benchmark lewat aplikasi populer juga menjadi tolok ukur konsumen dalam memutuskan pembelian sebuah perangkat smartphone.

Untuk hasil simulasi menggunakan aplikasi populer AnTuTu Benchmark dan AnTuTu 3D Bench, Redmi 9A mampu menghasilkan perolehan skor keseluruhan dengan angka 85594. Sementara untuk hasil pengujian menggunakan PC Mark (Work 2.0 Performance), Redmi 9A berhasil membukukan skor 4900.

Gaming
Datang dengan embel-embel chipset gaming, tak lengkap rasanya kalau tak menjajal perangka ini untuk bermain game. Sementara bagi mereka yang gemar bermain game, smartphone dengan kemampuan tersebut kini banyak diminati. Berbekal spesifikasi yang kami beberkan di atas, smartphone ini agaknya cukup capable untuk diajak bermain game. Sekali pun dengan ukuran dan kebutuhan grafis yang agak berat.

Photo

Screenshot uji coba gaming dengan smartphone Redmi 9A (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Handset Redmi 9A untuk kebutuhan gaming kami jajal dengan beberapa game sekaligus seperti biasa. Ada game FPS, Arcade, dan game beraliran Racing tentunya. Untuk game FPS, kami menjajal Redmi 9A dengan game populer terbaru yakni Call of Duty Mobile yang popularitasnya kini mulai mengalahkan PUBG Mobile.

Lewat game ini, perangkat sanggup menjalankan tugasnya dengan cukup baik meski agak tersengal-sengal. Tembak menembak, aksi bidik musuh dari kejauhan, menghindar dari serangan, hingga efek visual lainnya cukup mampu berjalan dengan baik meski agak berat.

Daya Tahan, Baterai, dan Fitur Keamanan
Redmi 9A seperti pendahulunya kini juga membawa baterai yang besar yakni 5.000 mAh. Dengan daya baterai segitu, ponsel ini sanggup bertahan hingga sehari lebih pada penggunaan normal sementara berdasarkan simulasi benchmark PC Mark Work 2.0 Battery Life penggunaan baterainya bisa bertahan nonstop di angka 22 jam 28 menit.

Kendati baterainya besar, namun dari sektor pengisian baterai, Redmi 9A masih terbilang biasa saja. Di antara kompetitor yang sudah mulai menjejali kemampuan pengisian cepat 18 atau 20W di segmen yang sama, Redmi 9A teknologi transfer dayanya masih 10W saja.

Selain itu untuk keamanannya, Redmi 9A juga hadir dengan fitur yang terbilang biasa saja. Tak ada fitur keamanan canggih pada perangkat ini dan hanya hadir dengan fitur standar semisal kata sandi dan pola saja. Perangkat murah Redmi ini hadir ke pasaran tanpa fitur keamanan biometrik seperti Face Unlock dan fingerprint scanner atau pemindai sidik jari.



Kamera
Beralih ke sektor fotografi, Redmi 9A punya total dua kamera, masing-masing satu di depan dan belakang. Kamera depannya punya resolusi 5 MP f/2.2, dilengkapi fitur beautify, HDR, sampai portrait selfie memanfaatkan AI. Sudut pandangnya cukup lebar, dan juga mampu mendeteksi telapak tangan untuk mengaktifkan fitur timer.

Photo

Kamera smartphone Redmi 9A (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Sementara kamera belakangnya punya resolusi 13 MP f/2.2 dan sudah didukung oleh PDAF. Kamera belakang ini juga mampu hasilkan efek potret menggunakan oleh software dari chipset perangkat ini.

Secara kualitas, kamera depannya cukup standar. Sudut pandang lebar bisa jadi nilai plus, namun hasil foto cenderung gelap ketika memasuki sore hari atau cahaya cukup (meski ada bantuan screen flash). Sementara kamera belakangnya bisa dibilang setara kamera smartphone murah lainnya dengan hasil yang biasa-biasa saja.

Kesimpulan
Redmi 9A secara keseluruhan sebenarnya sudah cukup baik. Mengingat harganya, perangkat ini boleh dijagokan untuk perangkat harian asal kriteria dan ekspektasi pengguna tidak terlalu tinggi.

Aspek desain, layar lebih lega, baterai besar dan chipset gaming membuat perangkat ini masih layak dibeli mengingat harganya yang murah meriah saja. Tapi ingat, jangan berekspektasi terlalu tinggi.

Berikut foto-foto hasil kamera smartphone Redmi 9A dalam berbagai situasi:

Photo



Photo



Photo



Foto-foto dengan kamera smartphone Redmi 9A: Rian Alfianto/JawaPos.com

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore