
Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Mochamad Iriawan.
JawaPos.com - Kasus dugaan chat berkonten pornografi yang menyangkut ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab diberhentikan. Hal itu ditegaskan dengan surat pemberhentian penyidikan (SP3) yang dikeluarkan kepolisian beberapa waktu lalu.
Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol M Iriawan mengatakan, hal tersebut merupakan sudah keputusan. Namun dirinya enggan berkomentar lebih.
"Saya sudah bukan Kapolda Metro Jaya lagi, tidak ada pertimbangan atau itu ada ketentuannya. Jadi sudah keputusan," kata Iriawan usai melaksanakan tugas sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat di Pos Pengamanan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu (20/6).
Sebagaimana diketahui, pria yang kerap disapa Iwan Bule sempat menangani kasus Rizieq Shihab saat menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Namun kasus dugaan chat pornografi tersebut ditutup.
Kasus yang menyeret Rizieq Shihab tersebut ramai diperbincangkan di kalangan pemerintahan maupun khalayak. Ada pihak yang membenarkan adapun yang tidak menganggap kasus tersebut benar adanya.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan tersangka Firza Husein terkait dugaan penyebaran chat dan foto vulgar yang melibatkan Rizieq Shihab pada 16 Mei 2017 lalu. Tak hanya Firza Husein, polisi pun menetapkan tersangka terhadap Rizieq.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
