
Dalam nota pembelaan, Jennifer Dunn minta dibebaskan.
JawaPos.com - Sidang lanjutan kasus penyalahgunaan narkotika dengan terdakwa Jennifer Dunn kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Kamis (7/6) ini. Sidang tersebut mengagendakan pembacaan replik atau tanggapan jaksa atau nota pembelaan terdakwa.
Dalam repliknya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta Majelis Hakim untuk menolak pleidoi yang diajukan terdakwa melalui kuasa hukumnya. Sebab, pembelaan tersebut dinilai mencederai keadilan.
"Bahwa setelah mendengar dan mempelajari nota pembelaan yang diserahkan penasihat hukum Jennifer Dunn, mengingat pleidoi meminta agar terdakwa dibebaskan. Bahwa dalam penyampaikan jawaban sepanjang hal-hal pleidoi yang bersikap pribadi atau subjektif tidak perlu kami tanggapi," kata Jaksa Sigit Hendardi dalam sidang.
Oleh karenanya, JPU menyatakan bahwa mengabulkan pleidoi terdakwa sama saja dengan mencederai keadilan. Apalagi, terdakwa terbukti sudah tiga kali mengulangi perbuatannya.
"Mengingat terdakwa dihadirkan di muka persidangan karena telah melakukan pelanggaran tindak pidana narkotika bukan kali ini saja, namun ini ketiga kalinya terdakwa melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika, sehingga sangatlah mencederai rasa keadilan jika pada perkara ini terdakwa dibebaskan," tegas Sigit.
Kemudian, Sigit menegaskan bahwa pada pokoknya jaksa menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan 1 bagi diri sendiri.
"Semoga Majelis Hakim Jakarta Selatan sependapat dengan penuntut umum dan menerima replik ini," pintanya pada ketua majelis, Riyadi Sunindyo Florentinus.
Diketahui, pada sidang pekan lalu, Kamis (31/5), JPU menuntut Jennifer Dunn hukuman 8 bulan penjara. Terhadap tuntutan tersebut, melalui kuasa hukumnya, terdakwa menyatakan keberatan dan mengajukan pleidoi dengan alasan, fakta persidangan menekankan istri Faisal Haris tersebut adalah korban, sehingga meminta untuk dibebaskan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
