Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Mei 2018 | 23.59 WIB

Ada Kereta Bandara Minangkabau Ekspres, Tarifnya Hanya Rp 10 Ribu

Presiden Joko Widodo mendarat di BIM disambut Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. - Image

Presiden Joko Widodo mendarat di BIM disambut Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

JawaPos.com - Kereta Api Bandara Minangkabau Ekspres resmi beroperasi sejak hari ini, Senin (21/5). Transportasi tersebut menjadi kereta bandara ketiga di Indonesia setelah sebelumnya di Soekarno-Hatta dan KA Bandara Kualanamu, Medan.


Waktu tempuh perjalanan KA Minangkabau Ekspres ini hanya 30 menit, dibandingkan dengan moda transportasi jalan raya dengan waktu tempuh 45 menit hingga 1 jam pada akhir pekan. Setiap harinya disiapkan 10 perjalanan kereta.


Terdapat empat stasiun pemberhentian kereta api bandara ini, yakni Stasiun Padang, Tabing, Duku, dan BIM (Bandara Internasional Minangkabau). Jadwal keberangkatan mulai pukul 06.15 sampai pukul 16.20 WIB dari Stasiun Padang dan mulai pukul 07.40 sampai pukul 17.55 WIB dari Stasiun BIM.


Untuk mendukung pengoperasian KA Bandara Internasional Minangkabau, telah disiapkan satu trainset KRDE (Kereta Rel Diesel Elektrik) produksi dalam negeri, yaitu PT INKA. Satu rangkaian KA Bandara terdiri atas empat kereta yang dapat mengangkut 348 penumpang. Sarana KA Bandara ini dilengkapi fasilitas yang mengakomodasi penumpang berkebutuhan khusus. Terdapat pula pendingin udara, Passenger Information System (PIS) yang menampilkan informasi nomor dan relasi KA serta nama stasiun yang akan disinggahi secara berurutan, rak bagasi untuk menempatkan barang bawaan penumpang, dan toilet.


Guna menarik minat masyarakat di Wilayah Sumatera Barat untuk beralih menggunakan KA Bandara ini, tarif KA Minangkabau Ekspres menggunakan skema KA Perintis. Dengan skema ini, maka jarak dari Stasiun Padang hingga Stasiun BIM, penumpang cukup membayar tarif Rp 10 ribu saja.


"Artinya apa? Ya sangat murah sekali. Kalau Bapak Ibu semuanya mungkin naik mobil dari kota ke airport, ini mungkin kurang lebih berapa lima menit atau satu jam, dihitung saja habis bensin berapa tapi kalau naik kereta ini hanya dikenakan tarif Rp 10 ribu," ujar Presiden Jokowi dalam keterangan tertulis, Senin (21/5).


Sekadar informasi, pembangunan KA Bandara Minangkabau Ekspres telah dimulai sejak 2012 sampai akhir 2017. Ruang lingkup pekerjaan pembangunan KA Bandara Internasional Minangkabau (KA BIM) meliputi pembebasan lahan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di 2012, pekerjaan badan jalan, dan pemasangan rel selama 2012-2015. Pada 2015 dilakukan pekerjaan jembatan, pembangunan Stasiun Duku, dan pekerjaan persinyalan. Di 2015-2016 juga dilakukan pembangunan Stasiun Bandara Internasional Minangkabau tahap I dan II.


Sementara itu, di 2017 dilaksanakan pembangunan overcapping Stasiun Padang, peningkatan tiga jembatan, peningkatan jalur KA Stasiun BIM-Stasiun Duku termasuk bangunan pendukung, pembangunan peron dan fasilitas pendukung operasi di Stasiun BIM, peningkatan jalan rel antara Stasiun Tabing-Stasiun Duku, dan pembangunan Sistem Radio Traindispatching untuk mendukung operasional KA Bandara Internasional Minangkabau (KA BIM). Jalur KA Bandara Internasional Minangkabau (KA BIM) membentang sepanjang 22,7 km dari Stasiun Padang hingga Stasiun Bandara Internasional Minangkabau.


Jalur KA sepanjang 18,8 km merupakan jalur KA eksisting dari Stasiun Padang sampai Stasiun Duku, sedangkan jalur KA dari Stasiun Duku ke Stasiun Bandara Internasional Minangkabau sepanjang 3,9 km adalah jalur KA baru. Tersedia berbagai fasilitas pendukung di Stasiun Duku dan Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM).


Fasilitas tersebut berupa loket dan ruang tunggu yang representatif, peron dan toilet yang ramah bagi penyandang disabilitas, commercial area, musala, ruang menyusui, serta area parkir. Khusus di Stasiun Bandara Internasional Minangkabau juga dilengkapi dengan lift dan eskalator yang terhubung dengan skybridge menuju terminal penumpang sehingga memudahkan pergerakan penumpang. Adapun pembiayaan pembangunan KA Bandara ini bersumber dari APBN dengan alokasi anggaran sebesar Rp 300 miliar.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore