
Para narapidana kasus terorisme saat menyerahkan diri di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5) pagi.
JawaPos.com - Kondisi Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pasca kerusuhan mulai membaik. Para narapidana kasus terorisme yang sebelumnya melakukan penyanderaan sejumlah anggota polri, telah menyerahkan diri.
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin memastikan bahwa sekitar 90 persen dari 156 tahanan kasus terorisme menyerahkan diri berkat kerja keras personel Polri. "Sebagian, di sana masih proses, atau seluruh tahanan teroris di atas 90 persen telah menyerahkan diri. Berkat petugas yang mampu mengendalikan diri. Mudah-mudahan bisa seluruhnya. Tanpa ada korban, mudah-mudahan, ini masih berproses. Tunggu satu jam ke depan (semoga sisanya menyerahkan diri, Red)," terang Komjen Syafruddin sebagaimana diberitakan JPNN (Jawa Pos Group), Kamis (10/5).
Menurutnya, mereka yang sudah menyerahkan diri segera dipindahkan ke tempat lain. Syafruddin juga menyampaikan bahwa kejadian bukan di Rutan Mako Brimob, tapi rutan cabang Salemba yang berada di Kompleks Mako Brimob.
Dengan telah menyerahnya lebih 90 persen napi kasus terorisme, maka operasi penanggulangan kasus penyanderaan di rutan Cabang Salemba di Mako Brimob sudah berakhir.
"Operasi berakhir pukul 7.15 sudah selesai. Terima kasih kepala seluruh jajaran polri karena menurut kami operasi sangat berhasil," ungkapnya.
Senada, Menkopolhukam Wiranto menerangkan, sebanyak 155 napi terorisme di rutan cabang Salemba di Mako Brimob telah menyerahkan diri. Semula jumlahnya 156 namun sudah tewas satu orang pada Rabu (9/5).
Sebanyak 145 napi menyerahkan diri setelah dilakukan proses pendekatan, sisanya 10 orang menyerah setelah dilakukan penyerbuan bersenjata.
"Mereka, 145 orang satu per satu menyerahkan diri. Sisanya, yang 10, belum mau. Setelah dilakukan penyerbuan, yang 10 ini akhirnya menyerahkan diri," ujar Wiranto dalam keterangan pers, Kamis (10/5) pagi.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
