Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Mei 2018 | 21.48 WIB

Hari Buruh Internasional, PAN Tagih Janji Pemerintah Jokowi Soal Ini

Buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan dukungan untuk Prabowo Subianto dan Rizal Ramli, pada perayaan May Day, Selasa  (1/5). - Image

Buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan dukungan untuk Prabowo Subianto dan Rizal Ramli, pada perayaan May Day, Selasa (1/5).

JawaPos.com – Tanggal 1 Mei selalu diperingati sebagai Hari Buruh Internasional. Buruh di Indonesia umumnya menggelar berbagai kegiatan, salah satunya unjuk rasa menyuarakan aspirasi kepada pemerintah.


Berbagai pekerjaan rumah mengenai kesejahteraan dan kebijakan-kebijakan dirasa masih tak berpihak pada para pekerja. Partai Amanat Nasional (PAN) pun turut menyoroti permasalahan ini.


Bahkan, partai besutan Zulkifli Hasan ini pun menyebut momentum hari buruh untuk membuat pemerintah dapat menyelesaikan berbagai tuntutan dan persoalan buruh.


Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PAN Saleh Partaunan Daley mengatakan, pihaknya meminta agar kesejahteraan buruh selalu diperhatikan terutama menyangkut kontrak kerja, upah minum, tunjangan, libur, cuti, dan hak-hak lain yang selama ini menjadi tuntutan buruh.


Pemerintah pun diminta membuktikan keseriusannya dalam memenuhi tuntutan para buruh yang selama ini diperjuangkan. "Kami minta bukti dulu dari pemerintah, mana tuntutat buruh itu yang sudah dipenuhi oleh pemerintah. Kan sudah 3 tahun, mestinya harus ada pergerakan," kata Saleh di Kantor DPP PAN, Jakarta, Selasa (1/5).


Selain itu, Saleh meminta pemerintah agar segera merealisasikan janji untuk menciptakan 10 juta lapangan sebagaimana janji kampanye. Pasalnya, saat ini pihaknya masih melihat banyaknya pengangguran.


"Saya tahu pemerintah menjanjikan itu. Kalau menteri menjanjikan 1 tahun 2,5 juta (serapan tenaga kerja), mestinya sudah 7,5 juta sekarang nih," tuturnya.


PAN, kata Saleh, memahami masih banyak tuntutan dan persoalan buruh yang belum bisa dituntaskan. Sehingga, sangat wajar jika setiap tahun tuntutan dan aspirasi para buruh disuarakan saat aksi May Day.


"Pemerintah tentu tidak bisa mengabaikan tuntutan dan aspirasi tersebut. Sebab, salah satu instrumen fundamental dalam melihat keberhasilan demokrasi adalah meningkatnya kesejahteraan buruh dari waktu ke waktu," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore