
Heboh seorang guru di Purwokerto tengah menampar muridnya di sekolahan.
JawaPos.com - Polres Banyumas telah menetapkan LK, guru SMK Kesatrian Purwokerto sebagai tersangka. Sang pengajar dinilai telah melakukan tindak penganiayaan terhadap sembilan muridnya.
Kapolres Banyumas, AKBP Yudantara Bambang melalui pesan singkat menuturkan, yang bersangkutan dinilai telah melanggar aturan tentang perlindungan anak, sebagaimana tertuang dalam Pasal 80 ayat (1) UU No. 35 tahun 2014. Serta Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang tindak penganiayaan.
"Proses sidik masih berjalan dan proses melengkapi berkas," jelasnya singkat, Sabtu (21/4). Penetapan tersangka sosok LK, lanjut Yudantara dikeranakan usai adanya proses pemeriksaan terhadap korban dengan didampingi orang tua masing-masing.
Mengenai motif tersangka sendiri, Yudantara menjelaskan yang bersangkutan hendak memberikan efek jera. Sesuai pengakuan LK, penamparan dilakukan sebagai bentuk pelajaran kepada murid-murid yang terlambat agar tidak mengulangi perbuatannya.
"Dan agar murid lain tidak mencontoh perbuatan tidak disiplin (terlambat datang ke kelas) tersebut," sambung Yudantara.
Diberitakan sebelumnya, media sosial digegerkan dengan munculnya video menampilkan kekerasan di lingkungan sekolah. Tampak dalam video tersebut, seorang guru melancarkan tindakan fisik kepada salah satu murid di depan ruang kelas.
Dalam video berdurasi kurang lebih 15 detik tersebut, terlihat sang guru awalnya mengelus-elus pipi kiri muridnya. Hingga akhirnya ia mengambil ancang-ancang dan ditamparnya pipi si murid tadi hingga tubuhnya sedikit terempas.
Semenjak video itu disebar, ditonton ribuan kali, hingga menuai beragam komentar, lalu muncul video berikutnya. Isinya, yakni klarifikasi sang guru atas tindak penamparannya kepada murid-muridnya.
Disebutkannya, aksinya tadi dilakukan berdasarkan asas tahu sama tahu dan bukannya tanpa tujuan. Di penghujung video, ia meminta maaf atas apa yang telah dilakukannya kepada murid-muridnya. Namun, video klarifikasi itu tidak berdampak banyak lantaran orang tua siswa kukuh memolisikan sang guru.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022