Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 April 2018 | 16.36 WIB

Bamsoet Dorong Kaum Perempuan Makin Aktif di Politik

Ketua DPR, Bambang Soesatyo mendorong kaum perempuan untuk lebih banyak berkiprah di parlemen. - Image

Ketua DPR, Bambang Soesatyo mendorong kaum perempuan untuk lebih banyak berkiprah di parlemen.

JawaPos.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong kuota minimal 30 persen perempuan sebagai dalam daftar calon anggota legislatif (caleg) bisa terpenuhi.


Harapannya, DPR periode 2019-2024 makin produktif.


Bamsoet -panggilan akrab Bambang- mengungkapkan hal itu setelah bertemu‎ Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia.


Menurunya, kaum perempuan harus berjuang sebaik mungkin untuk berbagai jabatan publik.


"Saya yakin, semakin banyak perempuan di DPR RI, akan makin meningkatkan produktivitas kinerja dewan," kata Bamsoet, Jumat (13/4).


Politikus Partai Golkar itu menambahkan, DPR bersama pemerintah sudah memperkenalkan sistem yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam daftar caleg.


Di satu sisi, partai politik diharapkan bisa memaksimalkan kuota itu.


Namun, kata Bamsoet, di sisi lain kaum perempuan juga harus berjuang lebih keras agar terpilih menjadi anggota parlemen.


Dengan demikian makin banyak perempuan yang mendapatkan amanah sebagai wakil rakyat.


Bagi Bamsoet, perempuan yang aktif berpolitik adalah harapan besar bahwa Indonesia masih menggeliat dalam pembangunan. Perempuan punya daya sensitivitas yang tinggi dibandingkan kaum pria.


"Ibu-ibu aktif di organisasi sosial kemasyarakatan, ini menunjukkan optimisme bangsa kita," ujar Bamsoet.


Lebih lanjut Bamsoet mengharapkan kaum perempuan bisa percaya diri dalam berpolitik.
Menurutnya, Indonesia punya banyak tokoh perempuan hebat yang menginspirasi karena mampu menjadi lokomotif perubahan.


"Kita akrab dengan sosok Cut Nyak Dien, RA Kartini, Rasuna Said, Dewi Sartika, serta para wanita lain yang menjadi pahlawan nasional," katanya memberi contoh.


Bamsoet juga mendorong pemerintah menerapkan kebijakan berperspektif gender di berbagai lembaga dan kementerian.


Secara statistik, hal itu akan baik bagi Indeks Pembangunan Gender (IPM) Indonesia.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore