
Diet nutrisi dan gaya hidup sehat bisa mengubah hidup penderita diabetes.
JawaPos.com - Selain karena resistensi insulin dan faktor keturunan, diabetes bisa timbul karena pola hidup modern yang tidak sehat. Penderita diabetes atau diabetisi biasanya terancam dengan kondisi komplikasi seperti penyakit jantung, stroke, luka di kaki, gagal ginjal, hingga kerusakan mata.
Dilansir dari Boldsky, Selasa (10/4), menurut sebuah penelitian, gula darah, berat badan, dan tingkat kolesterol penderita diabetes dapat diturunkan melalui asupan nutrisi yang tepat. Pola makan lebih banyak nabati bermanfaat untuk mengobati diabetes tipe-2 karena dapat mengurangi lemak di dalam sel.
Pola makan nabati juga bermanfaat bagi turunkan berat badan, kontrol lipid, kontrol glikemik, dan tekanan darah. Selain itu, apa lagi yang perlu diperhatikan?
Karbohidrat Sehat
Karbohidrat sederhana (buah-buahan, susu, dan produk susu, permen, sirup, dan minuman ringan) dan karbohidrat kompleks (kacang polong, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran) terurai menjadi glukosa darah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan karbohidrat dalam makanan harus terdiri atas setidaknya 55 persen dari total asupan energi pada individu yang sehat. Sedangkan pada diabetisi tentu jumlahnya dibatasi sesuai arahan dokter dan ahli gizi Anda.
Makanan Kaya Serat
Serat membantu mencerna makanan untuk mengendalikan kadar gula darah. Kekurangan serat makanan dapat menyebabkan diabetes tipe-2 dan memengaruhi tingkat insulin darah. Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan serat makanan yang relatif rendah secara signifikan meningkatkan risiko diabetes tipe-2. Mulailah mengonsumsi makanan yang tinggi serat seperti buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran, dan gandum.
Omega-3 pada Ikan
Minyak ikan baik untuk jantung dan bisa menjadi alternatif yang baik. Ikan seperti ikan cod dan tuna memiliki lebih sedikit lemak, lemak jenuh dan kolesterol daripada daging. Salmon, makerel, tuna, dan sarden kaya asam lemak omega-3 yang meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan lemak darah yang disebut trigliserida.
Lemak Baik
Makanan yang mengandung lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda dapat menurunkan kadar kolesterol. Hal ini juga mengurangi risiko diabetes tipe-2. Lemak baik termasuk alpukat, minyak kacang, minyak zaitun, walnut, zaitun, kacang mede, dan kacang tanah. Semua ini dapat ditambahkan pada pasien.
Pelajari Karbohidrat dan Hitung Kalorinya
Porsi kunci dalam manajemen diabetes adalah belajar cara menghitung karbohidrat. Karbohidrat sering berdampak pada meningkatnya kadar gula darah. Maka konsultasikan dengan ahli gizi Anda.
Pastikan Makanan Seimbang
Untuk mempertahankan kadar insulin, setiap makan sebaiknya terdiri atas buah, sayuran, protein, dan lemak sehat yang baik. Sangat penting untuk memperhatikan jenis karbohidrat yang dipilih. Beberapa karbohidrat seperti sayuran, biji-bijian, dan buah-buahan rendah karbohidrat mengandung serat dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Atur Makanan dan Obat-obatan

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
