
Adrian Yunan saat ditemui di rumahnya di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.
JawaPos.com - Awalnya tak mudah bagi Adrian Yunan menerima kenyataan tak lagi bisa melihat. Tetapi, mantan bassist Efek Rumah Kaca (ERK) ini mengaku percaya ada makna dibalik semua kejadian, meskipun buruk sekalipun.
Ikhlas, Adrian mulai berdamai dengan kondisinya. Hasilnya, sungguh luar biasa, dia mengaku menjadi orang yang berbeda dari sebelumnya. Adrian Yunan yang lebih berempati lahir.
"Gua merasa semenjak nggak lihat nih, jadi lebih punya empati sih. Kalau dulu tuh sebenernya walaupun kita aware sama banyak hal, tapi ternyata di sisi lain saya merasa saya orang yang agak cuek. Dan fatalnya cuek nya justru sama rumah," ungkapnya saat wawancara khusus bersama JawaPos.com, belum lama ini.
Dia menjadi lebih peka terhadap rumah yang dahulu hanya menjadi tempatnya pulang melepas lelah. Adrian menjadi lebih dalam terkoneksi secara emosi dengan semua hal yang ada di rumahnya, termasuk keluarganya.
Kemudian, tak disangka, dari rumah sederhana berlantai dua di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, lahir karya-karya yang sederhana dan jujur.
"Sebenarnya semua lagu di album Sintas temanya keseharian. Dan ternyata kalau saya ngerasainnya nikmat banget mengangkat tema-tema yang sebenarnya hal-hal kecil tapi penting buat kita. Nikmatnya beda lah," katanya.
Tak cuma membuat Adrian Yunan lebih berempati, kegelapan juga membuatnya resah. Resah akan masa depan, resah akan nasibnya. Tapi, tak ingin terjerumus lebih dalam dengan keresahan, dia memilih bangkit dan berkarya.
"Mungkin dari keresahan-keresahan yang dulu sampai sekarang, saya mulai lebih peka sama keresahan-keresahan itu ketika saya mulai nggak lihat. Setiap hal jadi penting. Kita harus merasakan sendiri keresahan-keresahan itu," ujarnya.
Baginya, suatu karya yang bagus lahir dari keresahan si pembuatnya. Dalam kasusnya, kegelapan menjadi pemicu menghasilkan musik yang lebih jujur. Di samping itu, membuatnya lebih menghargai semua yang diberikan Tuhan.
"Dulu mimpi lewat aja buat saya. Padahal, saya percaya kok Tuhan tuh ngasih mimpi nggak sia-sia. Ini ada maksudnya Tuhan ngasih mimpi, bukan cuma bunga tidur. Tapi dulu saya nggak pernah bisa nulis tentang betapa berkesannya mimpi saya. Justru, saya sekarang ngerasain, ketika saya mulai nggak lihat," tuturnya.
Kini, mimpi menjadi sangat berarti buat seorang Adrian Yunan. Melalui mimpi, dia kembali bisa melihat visual.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
