Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Maret 2018 | 00.49 WIB

Demi Juara, Malaysia akan Datangkan Mantan Pelatih Tiongkok Ini

Li Yongbo (kiri) bersama pemain tunggal putra Chen Long saat masih menjabat sebagai pelatih kepala tim nasional bulu tangkis Tiongkok - Image

Li Yongbo (kiri) bersama pemain tunggal putra Chen Long saat masih menjabat sebagai pelatih kepala tim nasional bulu tangkis Tiongkok

JawaPos.com - Malaysia betul-betul bernafsu meraih gelar juara di Piala Thomas dan Uber 2018 serta Asian Games 2018 yang akan berlangsung tahun ini.


Keseriusan Negeri Jiran dalam mengembalikan kejayaan mereka tahun ini adalah dengan berencana menggaet mantan pelatih kepala tim nasional bulu tangkis Tiongkok, Li Yongbo untuk bergabung dengan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) dalam waktu dekat.


Rencananya, Yongbo akan ditempatkan menjadi direktur teknik. Posisi ini sendiri sudah lowong sejak September 2017 saat legenda bulu tangkis Denmark Morten Frost mundur karena alasan personal.


Dikonfirmasi kebenarannya, Presiden BAM Datuk Seri Norza Zakaria belum mengiyakan rencana tersebut. Namun, di satu sisi, ia juga tidak membantah.


"Semuanya mungkin saja terjadi. Ini demi meningkatkan prestasi bulu tangkis Malaysia yang sekarang ini betul-betul stagnan dan tidak berkembang sama sekali sejak Piala Sudirman 2017 kemarin," ujarnya seperti dikutip badmintonplanet.com.


Untuk diketahui, Yongbo merupakan salah satu pelatih Tiongkok yang paling sukses. Tangan dinginnya sukses melahirkan pemain-pemain kaliber dunia seperti Lin Dan, Xie Xinfang, Wang Yihan, Chen Long, Fu Haifeng, Cai Yun, Ma Jin, dan lainnya.


Sayang, kesuksesan itu harus dibayar dengan skandal di Olimpiade London 2012 ketika Yongbo terlibat dalam kasus mengatur pertandingan yang berujung diskualifikasi pada pemain-pemain ganda putri Tiongkok di sana. Yongbo akhirnya resmi meninggalkan kursi kepemimpinannya di tahun 2017.


Dengan karakter keras dan disiplin, BAM yakin Yongbo bisa jadi pilihan yang tepat dalam menggembleng Lee Chong Wei dan para kompatriotnya.


"Hasil All England kemarin betul-betul membuat saya kecewa. Perubahan ini harus ada karena saya tidak mau atlet hanya memanfaatkan turnamen sebagai ajang jalan-jalan gratis dan cari pengalaman," katanya.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore