
Ferinando Pahabol dikawal dua pemain Sarawak FA. Persebaya hanya bermain imbang 2-2 kontra Sarawak FA, Minggu (18/3) sore WIB
JawaPos.com – Persebaya Surabaya segera melakukan evaluasi usai hanya bermain imbang 2-2 kontra Sarawak FA, Minggu (18/3) sore WIB. Bahkan, dalam laga bertajuk Blessing Game itu, Persebaya sempat tertinggal 0-2.
Hasil itu seolah mengulang kejadian saat bertemu Arema FC di semifinal Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) 2018. Sama seperti yang terjadi saat melawan Singo Edan, Persebaya kecolongan oleh gol cepat Sarawak FA yang dikemas oleh Mateo Roskam. Sepuluh menit berikutnya Mateo kembali menjebol gawang Persebaya.
“Pertandingan berjalan bagus. Kami mengontrol pada babak pertama. Namun, pada babak kedua lawan berhasil mencetak gol, dan kami berusaha untuk menyeimbangkan skor tersebut,” ungkap pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera.
Bangkit usai tertinggal dua gol adalah pekerjaan yang sangat sulit dilakukan. Termasuk pemain Persebaya. “Jika ingin menang, kami seharusnya bisa mencetak gol sejak babak pertama,” timpal penyerang sayap Ferinando Pahabol.
Beruntung Persebaya mempunyai Oktafianus Fernando dan Otavio Dutra. Keduanya adalah pencetak gol bagi Persebaya. Keduanya bisa dibilang menyelamatkan harga diri Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
“Gol pertama mereka membuat kami susah. Selalu ada koreksi dan evaluasi terkait apa yang kurang dalam pertandingan,” tutup Alfredo Vera.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
