Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Maret 2018 | 01.51 WIB

Ini Keunikan CFD di Kota Solo, Satu-satunya di Indonesia

IKON CFD: Sejumlah warga tampak mengabadikan momen saat kereta melintas di tengah-tengah CFD di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (11/3). - Image

IKON CFD: Sejumlah warga tampak mengabadikan momen saat kereta melintas di tengah-tengah CFD di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (11/3).

JawaPos.com - Hampir setiap Kota di Indonesia mempunyai kawasan bebas kendaraan bermotor atau yang dikenal dengan nama Car Free Day (CFD). Tidak terkecuali dengan Kota Solo. Tetapi, gelaran CFD di Solo terdapat satu keunikan yang tidak ada di kota lain, bahkan hanya satu-satunya di Indonesia.


Yakni keberadaan kereta Batara Kresna dan Sepur Kluthuk Jaladara. Dua kereta tersebut sering terlihat mondar-mandir saat gelaran CFD berlangsung. 


Dan pemandangan ini tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang mengunjungi CFD di Jalan Slamet Riyadi, Solo. Memang terlihat aneh saat ribuan orang asyik bercengkerama menikmati suasana CFD tiba-tiba ada kereta melintas.


Dengan suara klakson yang memekakkan telinga sebagai tanda kereta tersebut akan datang. Mendengar suara klakson orang-orang yang semula berada di atas jalur kereta langsung minggir. Mereka ada yang berada di utara kereta maupun selatan kereta. 


Meski melaju di tengah kerumunan, tetapi kecepatan kereta sangat pelan. Rata-rata kecepatan saat melintas di kawasan CFD tidak lebih dari 20 km/jam. Selain suara sirene, biasanya ada sejumlah petugas yang memberitahu warga untuk agak menjauh dari area kuning kereta.


Seperti biasa, warga yang melihat keunikan tersebut langsung mengambil ponsel untuk mengabadikannya. Ada yang memotret, ada juga yang memvideokan. Bahkan tidak sedikit yang berswafoto di depan kereta tersebut. 


Keunikan CFD ini cukup dirasakan oleh Sulistiyowati, 34. Ibu rumah tangga dari Kabupaten Karanganyar tersebut cukup antusias datang ke CFD Solo. Dan salah satunya ingin mendapatkan momen saat kereta Batara Kresna dan Jaladara melintas. "Ya memang uniknya di sini (ada keretanya)," katanya saat berbincang dengan JawaPos.com, Minggu (11/3). 


Sulistiyowati menambahkan, hal tersebut tidak akan bisa ditemui di kota lainnya. Yakni sembari berolahraga di CFD sekaligus melihat kereta melintas di samping. "Malah mirip di luar negeri," katanya bangga.


Hal yang sama juga diungkapkan oleh Weny, 29. Menurutnya, keberadaan dua kereta yang sudah menjadi ikonik itu memang menjadi daya tarik tersendiri. "Ya kalau beruntung bisa berswafoto di depan kereta, tapi kalau pas tidak ada yang lewat ya tidak bisa foto. Dan ini yang menarik," ucapnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore