Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Maret 2018 | 22.22 WIB

Penyebab Kematian Bos Matahari Masih Misteri...

Jenazah bos Matahari, Hari Darmawan ditangisi sejumlah anggota keluarga dan koleganya - Image

Jenazah bos Matahari, Hari Darmawan ditangisi sejumlah anggota keluarga dan koleganya

JawaPos.com - Polisi belum bisa menyebutkan penyebab kematian Hari Darmawan (77), seorang pemilik Taman Wisata Matahari, yang ditemukan tewas di Kali Ciliwung, Bogor, Jawa Barat.


"Sampai saat ini saya belum bisa menyampaikan apapun. Karena korban masih di rumah sakit, dan semua itu masih dilakukan penyidikan," kata Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena, saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (10/3).


Ita juga menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin sembarang menyampaikan, perihal kasus ditemukannya jenazah tersebut. Ketika ditanya peristiwa itu adalah pembunuhan atau kejadian kecelakaan karena terpleset, AKP Ita enggan membeberkannya.


"Ya saya tidak ingin menduga-duga ya. Perihal penyebabnya kita tunggu penyidik saja," lanjutnya.


Diberitakan sebelumnya Hari Darmawan (77), pemilik Taman Wisata Matahari, Cisarua, Bogor ditemukan tewas di Kali Ciliwung, pagi ini, Sabtu (10/9), sekitar pukul 06.30 WIB. Sebelumnya, dia dilaporkan hilang pada Jumat (9/3) sekitar pukul 21.30 WIB.


Adapun Hari ditemukan setelah karyawan maupun tim SAR Rafting Taman Wisata Matahari menyusuri sungai dekat menggunakan perahu karet, tempat Hari Darmawan dinyatakan hilang. Yakni diantara Lokawiratama, Desa Leuwimalang dan Al Ikhlas Desa Jogjogan, Bpgor.


"Telah ditemukan Jenazah Bapak Hari Darmawan di Kali Ciliwung dengan jarak sekitar seratus meter dari lokasi diduga hilangnya korban," ujar Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky Pastika kepada JawaPos.com, Sabtu (10/3).


Usai ditemukan, jenazah Hari Darmawan diamankan dan dibawa ke kediaman di Taman Wisata Matahari, Desa Cilember, Kecamatan Cisarua, Bogor. "Selanjutnya untuk kepentingan medis, jenazah akan dibawa ke RSUD Ciawi untuk di-visum et reventum," jelas Dicky.


Sebelum ditemukan tewas, Hari diketahui ingin melihat vilanya yang ada di dekat sungai. "Namun setelah stafnya pergi mengambil minum dan kembali, tiba-tiba Bapak Hari Darmawan sudah tidak ada," pungkas Dicky


Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore