Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Maret 2018 | 21.10 WIB

Tamimi, Si Pemberani yang Masih Mendekam di Penjara Israel

Ahed al Tamimi Saat Ditangkap Tentara Israel - Image

Ahed al Tamimi Saat Ditangkap Tentara Israel

JawaPos.com - Seorang remaja sekaligus wanita pejuang Palestina, Ahed Tamimi menjadi figur sorotan dunia sejak Desember 2017. Lewat video berisi perjuangan remaja 16 tahun tersebut melawan tentara kekejaman Israel, ia jadi pembicaraan masyarakat dunia.


Dalam video Tamimi yang viral tersebut, terlihat Tamimi menendang dan memukuli tentara Israel yang mencoba masuk ke rumahnya. Konfrontasi tersebut terjadi setelah Tamimi melempari tentara Israel dengan batu.


Tamimi marah besar karena pasukan tentara Israel menembak sepupunya. Ia hanya memperjuangkan hak-hak keluarganya dan rakyat Palestina.


Namun rupanya keberanian Tamimi membuat tentara Israel yang bernyali kecut tak terima. Tamimi diseret ke penjara Israel bersama sang ayah, Bassem Tamimi yang merupakan aktivis Palestina.


Mereka kini dipenjara oleh Israel. Seperti dilansir Jerussalem Post, PBB telah berulang kali meminta agar Israel segera membebaskan Tamimi.


Konvensi tentang Hak-hak Anak yang telah disetujui oleh Israel, dengan jelas menyatakan, anak-anak tidak boleh dirampas kebebasannya. "Bila perlu pun hanya untuk jangka waktu yang sesingkat mungkin," ujar Ahli Hukum Kanada Michael Lynk.


Lyink memegang posisi pelapor khusus mengenai situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina. Dia biasanya melapor ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB. "Tidak ada fakta dari kasus ini untuk membenarkan penahanan Tamimi yang masih berlangsung hingga saat ini," kata Lynk.


Tidak semua warga Palestina berani melawan Israel. Tamimi adalah remaja dengan keberanian langka. Penduduk asli Nabi Saleh yang berusia 16 tahun tersebut rupanya juga sudah makan asam garam dalam melawan tentara Israel, bahkan Tamimi sudah beberapa kali masuk penjara Israel.


Video Tamimi sempat menjadi viral sejak 2015 sebab di videonya Tamimi kecil juga melawan tentara Israel dengan menendang dan menggigit. Saat ini tentara Israel mencoba menangkap adiknya.


Tamimi yang berambut ikal sering disebut-sebut mewarisi keberanian sang ayah yang kerap melakukan aksi melawan tentara Israel.


"Putri saya telah menghabiskan seluruh hidupnya di bawah bayang-bayang berat penjara Israel, penangkapannya sendiri hanya masalah waktu saja. Tragedi yang tak terelakkan ini pasti akan terjadi," ucap Bassem Tamimi sebelum ditangkap.


Menteri Pendidikan Israel, Naftali Bennett mengatakan Tamimi, layak dipenjara hingga meninggal.


Israel juga menganggap Tamimi dimanfaatkan oleh keluarganya dan sengaja dipakai untuk memprovokasi tentara Israel.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore