
Ahed al Tamimi Saat Ditangkap Tentara Israel
JawaPos.com - Seorang remaja sekaligus wanita pejuang Palestina, Ahed Tamimi menjadi figur sorotan dunia sejak Desember 2017. Lewat video berisi perjuangan remaja 16 tahun tersebut melawan tentara kekejaman Israel, ia jadi pembicaraan masyarakat dunia.
Dalam video Tamimi yang viral tersebut, terlihat Tamimi menendang dan memukuli tentara Israel yang mencoba masuk ke rumahnya. Konfrontasi tersebut terjadi setelah Tamimi melempari tentara Israel dengan batu.
Tamimi marah besar karena pasukan tentara Israel menembak sepupunya. Ia hanya memperjuangkan hak-hak keluarganya dan rakyat Palestina.
Namun rupanya keberanian Tamimi membuat tentara Israel yang bernyali kecut tak terima. Tamimi diseret ke penjara Israel bersama sang ayah, Bassem Tamimi yang merupakan aktivis Palestina.
Mereka kini dipenjara oleh Israel. Seperti dilansir Jerussalem Post, PBB telah berulang kali meminta agar Israel segera membebaskan Tamimi.
Konvensi tentang Hak-hak Anak yang telah disetujui oleh Israel, dengan jelas menyatakan, anak-anak tidak boleh dirampas kebebasannya. "Bila perlu pun hanya untuk jangka waktu yang sesingkat mungkin," ujar Ahli Hukum Kanada Michael Lynk.
Lyink memegang posisi pelapor khusus mengenai situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina. Dia biasanya melapor ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB. "Tidak ada fakta dari kasus ini untuk membenarkan penahanan Tamimi yang masih berlangsung hingga saat ini," kata Lynk.
Tidak semua warga Palestina berani melawan Israel. Tamimi adalah remaja dengan keberanian langka. Penduduk asli Nabi Saleh yang berusia 16 tahun tersebut rupanya juga sudah makan asam garam dalam melawan tentara Israel, bahkan Tamimi sudah beberapa kali masuk penjara Israel.
Video Tamimi sempat menjadi viral sejak 2015 sebab di videonya Tamimi kecil juga melawan tentara Israel dengan menendang dan menggigit. Saat ini tentara Israel mencoba menangkap adiknya.
Tamimi yang berambut ikal sering disebut-sebut mewarisi keberanian sang ayah yang kerap melakukan aksi melawan tentara Israel.
"Putri saya telah menghabiskan seluruh hidupnya di bawah bayang-bayang berat penjara Israel, penangkapannya sendiri hanya masalah waktu saja. Tragedi yang tak terelakkan ini pasti akan terjadi," ucap Bassem Tamimi sebelum ditangkap.
Menteri Pendidikan Israel, Naftali Bennett mengatakan Tamimi, layak dipenjara hingga meninggal.
Israel juga menganggap Tamimi dimanfaatkan oleh keluarganya dan sengaja dipakai untuk memprovokasi tentara Israel.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
