
(Kiri ke kanan) Tiga terdakwa kasus penipuan biro perjalanan umrah First Travel, Kiki Hasibuan, Anniesa Hasibuan, dan Andika Surrachman ketika menjalani sidang di Pengadilan Negeri Depok, Senin (26/2)
JawaPos.com - Kehidupan para mantan Agen First Travel rupanya jauh dari kata tenang.
Maksud hati mendulang rupiah dari fee merekrut para calon jamaah, mereka justru terlilit banyak persoalan.
Ya, semua bermuara gara-gara batalnya keberangkatan ribuan para calon jamaah ke Tanah Suci. Mereka sudah kadung menyetor sejumlah duit ke para agen.
Alih-alih menjadi tamu Allah, ribuan nasib calon jamaah kini tak jelas. Jangankan untuk berangkat, kejelasan soal pengembalian uang alias refund masih sumir.
Salah seorang agen, Dewi, kini harus menanggung beban sekitar 350 calon jamaah yang gagal berangkat.
Saban hari, kediamannya didatangi para jamaah. Mereka terus mempertanyakan seputar kejelasan nasib keberangkatannya ke Makkah.
"Hidup saya gak nyaman lagi, tekanan sosial yang saya terima begitu besar," ujar Dewi sambil sesegukan ketika bersaksi di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (5/3).
Dewi tak habis pikir, niatannya membantu para calon jamaah justru malah sebaliknya. Dia kini dituding sebagai penipu gara-gara kasus First Travel.
"Padahal sepeser pun saya gak makan itu uang. Semua saya transfer ke rekening PT Firts Travel," tambah dia diiringi isak tangis.
Lantaran tak kuat menahan cercaan serta makian, Dewi sedikit mengalah. Dia terpaksa menalangi uang sejumlah calon jamaah First Travel.
"Sekitar Rp 150 juta," cetus Dewi.
"Saya bahkan sempat memohon, minta langsung ke Bu Anniesa agar jamaah segera diberangkatkan. Tapi itu tadi, hanya janji-janji saja," tutup Dewi.
Hal serupa juga terjadi pada Tri Suherni. Gara-gara kasus biro travel milik Anniesa Hasibuan dan Andika Surachman ini, hubungan keluarga dan tetangganya sedikit renggang.
Tri merasa serba salah harus bersikap seperti apa. Disatu sisi, dia pun merasa dirugikan karena memang merasa ditipu First Travel.
"Sementara calon jamaah mendesak, terus bertanya soal kejelasan keberangkatnnya. Saya sudah habis sekitar Rp 70 juta buat nalangin," jelas Tri di persidangan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
