Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Maret 2018 | 19.00 WIB

AS Tuding Rusia Abaikan Gencatan Senjata di Syria

Perang Syria - Image

Perang Syria

JawaPos.com - Presiden Syria Bassar Al Assad menolak pernyataan Barat yang mengatakan bahwa situasi krisis kemanusiaan di Ghouta Timur merupakan kebohongan yang konyol. Perang Syria tersebut telah memasuki tahun kedelapan.


Jika Assad berhasil mengambil Ghouta Timur, ini akan menjadi kemenangan besar bagi Assad. Ia telah memulihkan kontrol di daerah-daerah pemberontak dengan dukungan Rusia dan Iran.


Sampai saat ini Gedung Putih terus menuduh Moskow terlibat dalam serangan ini. Mereka mengatakan, pesawat militer Rusia melakukan 20 pengeboman di Damaskus dan Ghouta Timur antara 24-28 Februari 2018.


"Rusia mengabaikan undang-undang gencatan senjata dan membunuh warga sipil yang tak berdosa, di bawah operasi terorisme yang keliru," kata Gedung putih dalam sebuah pernyataan pada Minggu, (4/3) seperti dilansir Reuters.


Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta rekannya dari Iran Hassan Rouhani untuk memberi tekanan pada Pemerintah Syria untuk mengakhiri serangan terhadap wilayah Ghouta. Hal itu dilakukan agar bantuan kemanusiaan bisa mengalir.


Selain itu, Perdana Menteri Inggris Theresa May menyetujui panggilan telepon dengan Presiden AS Donald Trump bahwa Rusia harus menggunakan pengaruhnya untuk membuat Damaskus menghentikan serangan Ghouta Timur.


Tanpa tekanan Barat yang menentukan untuk menghentikan serangan tersebut, Ghouta Timur tampaknya bersiap menghadapi nasib yang sama seperti daerah pemberontak lainnya yang direbut kembali oleh Assad, seperti Aleppo Timur pulih dengan menggunakan taktik pengepungan, pengeboman, dan serangan darat serupa.


Pemberontak akhirnya menarik diri dari Aleppo Timur pada akhir 2016 dalam sebuah kesepakatan yang dimediasi, sampai ke wilayah yang dikuasai oposisi di dekat perbatasan Turki.


Perang multisisi telah menewaskan ratusan ribu orang sejak 2011, telah meningkat di beberapa wilayah tahun ini. Sebab runtuhnya ISIS telah memberi jalan kepada konflik lain antara partai-partai Syria dan internasional.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore