
Sridevi
JawaPos.com - Penyebab kematian Sridevi Kapoor mulai terungkap. Menurut sebuah penyelidikan resmi, aktris Bollywood legendaris itu dikonfirmasi mengalami yang disebut 'kecelakaan yang tidak disengaja'.
Seperti dilansir laman Mirror, Selasa (27/2), perempuan yang berusia 54 tahun itu meninggal pada Sabtu (24/2) malam waktu setempat. Laporan forensik mengungkap adanya jejak alkohol dalam darah Sridevi Kapoor. Polisi Dubai mengeluarkan laporan tersebut ke keluarga mendiang dan seorang wakil Konsulat India.
Sridevi Kapoor dan keluarganya berada di Uni Emirat Arab untuk menghadiri sebuah pernikahan. Dia diyakini bersama suaminya, produser Boney Kapoor dan putrinya, Khushi saat meninggal.
Sumber mengatakan kepada Gulf News bahwa Sridevi berada di bawah pengaruh alkohol, lalu dia kehilangan keseimbangan dan jatuh ke bak mandi di hotel Jumeirah Emirates Towers, Dubai.
Seperti diketahui, panggung hiburan Bollywood baru saja berduka. Salah satu bintang mereka, yakni Sridevi Kapoor meninggal dunia akhir pekan lalu. Pemberitaan awal, dia diduga mengembuskan napas terakhir usai terkena serangan jantung.
Sridevi Kapoor terkenal sebagai mega bintang Bollywood. Dari usia empat tahun, dia pernah bekerja di film-film dalam bahasa Tamil, Telugu, Malayalam, Kannada, dan Hindi. Ia dianggap sebagai salah satu dari sedikit superstar wanita India yang mampu sukses dalam box office tanpa dukungan dari tokoh pria.
Sridevi memulai debutnya sebagai aktris utama dalam sebuah film Bollywood pada tahun 1978. Selama lima dekade, dia membintangi lebih dari 150 film, termasuk film Bollywood klasik seperti India, Chandni, ChaalBaaz, dan Sadma.
Aktris multitalenta tersebut memutuskan untuk beristirahat dari industri film setelah pelepasan Judaai pada 1997. Dia kembali pada tahun 2012 untuk membintangi film berbahasa Inggris Vinglish. Pada tahun 2013, pemerintah India memberinya penghargaan Padma Shri, kehormatan sipil tertinggi keempat.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
