
Pria berbdan kekar berinisla M masuk ke dalam pesantren sambil membawa golok.
JawaPos.com - Pengurus dan santri Pondok Pesantren Arrifaiyah di Kampung Harapan RT 2 RW 7 Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat Jumat (23/2), dikejutkan dengan teror orang gila yang membawa golok.
Pria berusia 33 tahun berinisial M itu diketahui masuk ke kawasan Pondok Pesantren Arrifaiyah dengan membawa senjata tajam yang disimpan di pinggang.
M awalnya masuk ke pondok pesantren kemudian mendatangi seorang bernama Sutriyono. Ia pun langsung duduk di ruang tamu. Gelagatnya sangat mencurigakan.
“Kemudian pria tersebut menanyakan tempat kosong di pesantren dan menanyakan pimpinan pondok pesantren sambil meminta minum kepada bapak Sutriyono,” ujar Humas Polres Bogor, Akp Ita Lena Puspita, Jumat (23/2).
Ita menjelaskan karena merasa curiga maka Sutriyono mengikuti pria yang tidak dikenal tersebut. Kemudian M langsung diamankan di kantor Desa Sukamaju untuk dimintai keterangan dan dibawa ke Polsek Cibungbulang untuk dimintai keterangan.
“Polisi akan melakukan identifikasi terhadap identitas pria tersebut menggunakan teknologi mambis. Dan kemudian polisi akan melakukan pemeriksaan darah dan urine pria itu,” ujarnya.
Sementara ini Keluarga Pria Berinisial M (33) sudah datang dari Jasinga Kabupaten Bogor dan menyatakan bahwa M (33) pernah dirawat di RSJ.
Akan tetapi, kata Ita, polisi akan tetap melakukan observasi dengan Ahli Kejiwaan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
