
MOBIL LISTRIK: Salah satu mobil listrik hasil pengembangan dari UGM yang diparadekan keliling Kota Jogja pada Minggu (18/2).
JawaPos.com - Secara keilmuan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dirasa sudah cukup mampu membuat komponen-komponen yang dibutuhkan dalam produksi kendaraan listrik. Namun secara kualitas memang masih kalah bagus dibandingkan dengan produksi luar negeri.
Hal itu ditekankan oleh Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta, Panut Mulyono sewaktu Parade Kendaraan Listrik UGM, Minggu (18/2).
Selama ini, proses atau metode pembelajaran yang dipergunakan dalam perakitan mobil listrik, khususnya terkait penggunaan baterai memang masih dengan cara reverse engineering. "Yakni belajar dari barang yang sudah jadi. Produk yang sudah jadi dibongkar, diperlajari, dicontoh dan ditiru kemudian dikembangkan," paparnya.
Model pembelajaran seperti itu, menurutnya sudah menjadi hal yang biasa dalam bidang teknik. Namun meski kemampuan keilmuan sudah cukup mampu, pada kenyataannya Indonesia selama ini masih belum bisa memproduksi sendiri kendaraan listrik.
Produk kendaraan listrik selama ini lebih banyak merangkai komponennya saja. Sementara barang-barang yang dibutuhkan masih impor. "Beli kemudian dirangkai, lalu bisa menjadi mobil yang bisa dipakai. Harusnya komponen yang diimpor bisa dibuat di dalam negeri," ucapnya.
Guna mengatasi hal tersebut, maka diperlukan kerjasaman dari pelbagai pihak untuk mewujudkan hal tersebut. Baik dari Pemerintah, Industri hingga Perguruan Tinggi. Hingga suatu ketika nanti mampu membuat produk mobil listrik yang dikomersilkan. "Ketika tidak serius, kita akan selalu di belakang," imbuhnya.
Terlebih kendaraan listrik dirasa akan semakin dibutuhkan. Mengingat semakin menipisnya bahan bakar fosil dan adanya zero pencemaran.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
