Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Februari 2018 | 23.00 WIB

Keren, Ada Rumah Baca Pakai Bahan Daur Ulang Kemasan Karton

Pembangunan rumah baca Tetra Pak Indonesia - Image

Pembangunan rumah baca Tetra Pak Indonesia

JawaPos.com - Tak mudah untuk menumbuhkan gaya hidup gemar membaca. Para orang tua bisa mulai menghidupkan minat membaca sejak dini pada buah hati.


Tetra Pak Indonesia melalui kegiatan employee engagement perusahaan membangun sebuah rumah baca bagi sebuah sekolah negeri di Dawuan, Cirebon. Wilayah Dawuan ini juga memiliki sekitar 2.532 anak di bawah usia 12 tahun. Uniknya, bangunan rumah baca digagas dari penggunaan bahan-bahan hasil daur ulang kemasan karton Tetra Pak sebagai material. Pembangunan rumah baca ini diharapkan dapat mengembangkan minat baca pada anak.


Menurut data yang dikeluarkan oleh UNDP dengan data penelitian Unesco, menyebutkan bahwa hanya 1 dari 1.000 orang Indonesia yang bersemangat untuk membaca. 


"Kami senang bisa membangun sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami selalu memikirkan dampak yang lebih luas dari operasi kami terhadap lingkungan dan masyarakat," ujar Communications Manager Tetra Pak Indonesia, Gabrielle Angriani dalam keterangan tertulis, Minggu (18/2).


Gabrielle menjelaskan pembangunan ‘Rumah Baca Untuk Negeri’ yang menggunakan bahan hasil daur ulang dari produk kemasan karton Tetra Pak ini merupakan wujud nyata bagi lingkungan dan terhadap masyarakat, terutama di daerah Cirebon ini. "Semoga rumah baca ini dapat membantu warga sekitar untuk meraih mimpi dan mewujudkan kehidupan yang lebih baik,” ungkap Gabrielle


Environment Manager Tetra Pak Indonesia, Reza Andreanto mengatakan sebagian besar material yang digunakan dalam proses pembangunan rumah baca ini adalah bahan hasil daur ulang kemasan yang diproduksi oleh mitra pabrik karton bekas. Bahan utama yang digunakan untuk kemasan makanan dan minuman adalah 75 persen paperboard dan terbuat dari bahan kayu berserat tinggi serta tersertifikasi FSC (Forest Stewardship Council).


"Dengan adanya lapisan polyethylene sebagai adhesive dan aluminium foil sebagai barrier, maka dapat menghasilkan kemasan yang kuat dan stabil,” jelas Reza.


Reza menjelaskan bahwa daur ulang sampah pasca-konsumen (post-consumer waste recycling) memang menjadi salah satu komponen penting dalam agenda manjemen lingkungan Tetra Pak. Secara global, pihaknya memiliki target untuk meningkatkan recycling rate hingga 40 persen di tahun 2020.


“Saat ini kami memiliki 3 kategori penawaran daur ulang bagi mitra-mitra terkait, yang pertama adalah fiber recycling yaitu daur ulang kertas kemasan karton bekas untuk menjadi pulp bagi produsen kertas daur ulang, yang kedua adalah polyal recycling yaitu penerapan polimer dan aluminium dari kemasan karton bekas," paparnya.


Tidak hanya mendirikan rumah baca, para karyawan Tetra Pak juga mengajak anak untuk turut serta dalam lomba cerdas cermat antar siswa.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore