Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Februari 2018 | 00.33 WIB

Saldo e-Tol Terpangkas 2 Kali, Jasa Marga Meminta Maaf

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menanggapi kasus Rama Soegianto yang saldonya terpotong dua kali saat membayar di pintu tol.  Assistant Vice President Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru, meminta maaf atas ketidaknyamanan ini.


"Kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini,” katanya, di Jakarta, Selasa (13/2). Bank Mandiri selaku Bank penerbit kartu e-money, akan mengembalikan saldo yang terpotong dua kali itu kepada Rahma. Head of Corporate Communication Bank Mandiri Maristella Tri Haryanti mengemukakan, pihak bank dan Jasa Marga telah menyelesaikan permasalahan tersebut.


"Saldo yang terpotong dua kali, kami kembalikan," ujar Maristella, dalam keterangan resmi yang didapat JawaPos.com.


Agar kasus serupa tidak terulang ia menyarankan agar pengguna kartu uang elektronik sebaiknya tidak mengubah, menggeser atau menarik kartu selama transaksi belum selesai atau gate belum terbuka.  Selain itu, pengguna dapat melakukan pengecekan melalui ATM, Caranya dapat dilakukan dengan memilih menu uang elektronik atau e-money pada mesin ATM. Kemudian pilih cetak history transaksi dan meletakkan e-money di reader ATM. Setelah itu, pengguna dapat menyampaikan keluhan beserta kartu dan history transaksi tersebut ke kantor bank penerbit terdekat.


Kasus yang dialami Rahma Soegianto ini sempat ramai di media sosial. Keluhan yang diunggah di facebook pada Sabtu lalu, (10/2), menyayangkan sikap petugas serta tangggapan yang diberikan Jasa Marga atas kasus terpangkasnya  saldo dua kali.

Editor: Teguh Jiwa Brata
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore