Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Februari 2018 | 07.50 WIB

Gembong: Program Ahok Tak Dilanjutkan Anies, Jadi Ada Kasus Gizi Buruk

Gubernur DKI Anies Baswedan - Image

Gubernur DKI Anies Baswedan

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, harus segera mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Koesmedi Priharto. Tindakan keras itu perlu dilakukan terkait kasus gizi buruk yang diderita 194 anak-anak di Jakarta Utara.


Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, mengaku kaget mendengar kabar tersebut. Ditegaskannya bahwa kasus gizi buruk terjadi akibat kinerja Kepala Dinas Kesehatan yang kurang baik.


"Kalau di Jakarta masih ditemukan gizi buruk berarti ada yang enggak beres itu (kinerja Dinas Kesehatan Jakarta)," kata Gembong seperti dikutip RMOL.co Group Jawa Pos, Jumat (2/2).


Menurut dia, fasilitas kesehatan yang disediakan pemerintah sudah terbilang banyak. Pemerintahan Anies-Sandi pun jauh berbeda dengan pemerintahan sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, yang sangat memperhatikan kesehatan masyarakat melalui program "Ketuk Pintu Layani dengan Hati".
Basuki alias Ahok memberdayakan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Posyandu dengan maksimal. "Artinya, kalau sampai hari gini masih ada gizi buruk, berarti itu kan enggak jalan," sesalnya.


Berdasarkan data dari Suku Dinas Kesehatan DKI Jakarta Utara, sebanyak 194 anak di wilayahnya mengalami gizi buruk pada 2017. Data terakhir menunjukkan jumlahnya berkurang menjadi 34 anak.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore