Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Februari 2018 | 10.34 WIB

Nasib Tersangka Penganiaya KH Umar Basri setelah Masuk RS Jiwa

Lokasi penganiayaan KH Umar Basri di Bandung - Image

Lokasi penganiayaan KH Umar Basri di Bandung

JawaPos.com - Tim dokter terus melakukan uji kejiwaan terhadap tersangka pemukulan KH Umar Basri. Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Barat Kombes Umar Surya Fana saat ini tersangka berada di Rumas Sakit Jiwa Cisarua, Bogor.


"Sekarang tersangka di Rumah Sakit Jiwa Cisarua," ungkap Umar kepada JawaPos.com, Jumat (2/2).


Hasil observasi sementara, tim dokter menemukam bahwa tersangka mengalami disorientasi dalam berkomunikasi, sehingga selalu memberikan jawaban tak jelas ketika diberi pertanyaan. Tersangka juga mengalami gangguan emosi.


Hasil observasi ini didukung dari kesaksian keluarga tersangka. Penyidik mendapat rekam medis tersangka yang menyatakan bahwa ia pernah menerima perawatan. Hal itu juga yang mendorong penyidik merujuk tersangka untuk diobservasi di RS Jiwa Cisarua.


"Dari kekuarganya kita dapat rekapan medical report bahwa dia pernah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Jiwa Cisarua, makanya kita rujuk ke Cisarua untuk dilakukan observasi lebih lanjut," imbuh Umar.


Temuan ini menjadi dasar penyidik tidak melakukan penahan terhadap tersangka. Namun Umar menegaskan pemberkasan kasus tetap berjalan dan akan segera diserahkan kepada jaksa setelah lengkap.


Umar juga mengatakan bahwa observasi terhadap tersangka membutuhkan waktu sekitar dua pekan. Hasil pendalaman ini yang akan digunakan sebagai pertimbangan hakim untuk menjatuhkan vonis kepada tersangka.


"Aturan observasinya harus dua minggu menurut mereka (tim dokter), minimal 2 minggu," pungkas Umar.


Sebelumnya, Kasus penganiayaan menimpa KH Umar Basri pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Korban dipukul saat berada di dalam masjid, Sabtu (27/1). Akibat kejadian tersebut, wajah ulama berusia 60 tahun itu berdarah-darah.


Pemukulan terjadi sekitar pukul 5.30 WIB. Ketika itu, korban baru saja selesai menunaikan salat Subuh dan zikir. Selesai salat, para jamaah keluar. Di dalam Masjid Al Hidayah tinggal korban dan tersangka.


Selanjutnya, lampu masjid dimatikan. Ketika sedang zikir, Umar Basri tiba-tiba diserang seorang pria yang juga ada di dalam Masjid Al Hidayah. Pukulan tangan kosong bertubi-tubi mengarah ke wajah sang kiai. Pelaku juga menendang kotak.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore